Presiden Yaman Berobat ke AS

Internasional / Senin, 23 Januari 2012 17:26 WIB

Metrotvnews.com, Sanaa: Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh kini dalam perjalanan ke Amerika Serikat. Ia bertolak ke AS untuk melakukan perawatan medis beberapa jam setelah berpidato kepada bangsanya pada Ahad (22/1).

"Presiden Saleh dan delegasinya bersiap-siap untuk berangkat ke AS untuk perawatan medis pada saat langkah-langkah keamanan ditingkatkan di bandara ibu kota," kata pejabat yang tak bersedia disebut jati dirinya itu kepada Xinhua.

Pejabat lain mengatakan Saleh sudah meninggalkan Sanaa. Penguasa 33 tahun itu sempat menyampaikan pidato secara langsung di televisi nasional negara itu. Ia mengaku akan melakukan perjalanan ke AS untuk perawatan medis. Ia mengaku akan kembali untuk menghadiri upacara pelantikan presiden berikutnya, yaitu wakilnya Abd Rabbu Mansour Hadi.

"Saya meminta maaf kepada semua orang atas kesalahan saya ... Saya akan melakukan perjalanan untuk mencari perawatan medis di Amerika Serikat ... Saya akan kembali ke Sanaa untuk menghadiri pelantikan Hadi," katanya.

Saleh sempat terkatung-katung berkaitan dengan rencana kunjungan berobatnya ke AS. Washington tidak cepat memberikan jawaban tegas untuk visanya. Kantor Presiden, bahkan sempat meminta kedutaan besar Amerika Serikat di Sanaa untuk mengembalikan paspor Saleh, setelah hampir sepekan pemimpin veteran itu menyatakan menunda perjalanan medisnya ke AS.

"Kantor Presiden Saleh meminta kedutaan besar AS di Sanaa untuk mengembalikan paspor presiden dan timnya," kata seorang pejabat di kantor Saleh yang tak bersedia disebut namanya kepada Xinhua.

Perjalanan medis diusulkan oleh Saleh untuk menyelesaikan pengobatan atas luka yang dideritanya dalam serangan bom di istana presiden pada 3 Juni 2011. Kondisi itu memaksa dia bersama dengan 87 pejabat lain untuk dirawat di rumah sakit selama berbulan-bulan di Arab Saudi.

Pada pekan lalu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland mengatakan negaranya belum membuat keputusan apakah mengizinkan Saleh untuk perawatan medis di AS. Tanggapan AS itu, emnurut salah satu pembantu Saleh, membuat Saleh dan para pemimpin partainya kesal.

Keputusan presiden terbaru muncul sehari menjelang sidang yang dijadwalkan parlemen Yaman untuk meluluskan kekebalan hukum bagi Saleh dan para pembantunya sesuai dengan kesepakatan alih kekuasaan yang diperantarai Teluk.

Ribuan pengunjuk rasa di Sanaa berikrar untuk berpawai ke gedung parlemen pada Rabu. Mereka memprotes hukum yang kontroversial itu dan permintaan menuntut Saleh dan para pembantunya secara hukum.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *