FPP Tuntut PSSI Masukkan Agenda KLB
FORUM Pengurus Provinsi (FPP) PSSI mendesak agar induk organisasi sepakbola nasional itu memasukkan agenda persiapan menggelar kongres luar biasa (KLB) pada kongres tahunan 18 Maret mendatang.
Ketua FPP Dwi Irianto mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat dengan Pengprov mengenai keinginan mereka tersebut. Seperti diketahui, hasil rapat itu gagal diserahkan kepada pengurus PSSI.
“Kami telah mengadakan rapat, dan ada beberapa hal yang musti disampaikan. Kami punya empat poin yang ingin kami sampaikan kepada sekjen PSSI. Empat poin itu harus dilakukan saat kongres tahunan,” ujar Dwi.
Keempat poin yang dimaksud adalah mengenai pemilik suara di kongres tahunan itu. FPP mendesak PSSI agar pemilik suara yang hadir di kongres merupakan peserta pada kongres luar biasa di Solo yang sukses mengangkat Djohar Arifin Husein sebagai ketua umum PSSI.
“Kami mengingatkan kepada sekjen PSSI agar persiapan dan pelaksanaan kongres mengikuti pasal 23 Statua PSSI, terutama masalah voter [pemilik suara]. Voter hars merujuk kepada kongres luar biasa di Solo tanggal 9 Juli 2011,” ujar Dwi.
“Kedua, kami minta kongres tahunan seperti yang diperintahkan FIFA dan AFC juga harus mencantumkan agenda persiapan menggelar kongres luar biasa sebagaimana yang diinginkan 2/3 anggota PSSI.”
“Jika mengabaikan pasal 23 Statuta PSSI dan ketentuan voter seperti di kongres Solo, maka itu dianggap pelanggaran serius. Dengan demikian, pelaksanaan dan hasil kongres tahunan itu cacat hukum dan tidak sah.”
“FPP meminta supaya PSSI memberikan jawaban tertulis terhadap berkas kami 3x24 jam sejak surat ini disampaikan,” tambah Dwi.
“Karena hari ini kami tidak bisa menyerahkan berkas, maka kami akan memberikan kembali besok. Kami juga bersikap fleksibel. Artinya, batas waktu itu akan berlaku setelah berkas kami diterima PSSI.”(goal/ICH)




Fpp oponeh ki,enek ae acarane.
Wah ada gerombolan baru lagi neh