Rayakan Galungan, Instansi di Bali Libur 3 Hari

Sosbud / Jumat, 27 Januari 2012 08:14 WIB

Metrotvnews.com, Denpasar: Instansi pemerintah dan perusahaan swasta di Bali, akan libur fakultatif selama tiga hari, terkait perayaan Hari Suci Galungan atau Hari kemenangan Dharma atau kebaikan melawan Adharma atau keburukan bagi umat Hindu, 31 Januari-2 Februari 2012.

"Libur fakultatif ini juga berlaku bagi semua sekolah dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Jumat (27/1).

Ia mengatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan kemudahan berupa fakultatif kepada seluruh karyawan-karyawati satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di daerah ini untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ritual.

Demikian pula perusahaan swasta, termasuk kalangan hotel, perbankan agar memberikan kemudahan kepada karyawannya yang beragama Hindu untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ritual Galungan.

Ketut Teneng menjelaskan, ketiga hari libur fakultatif tersebut meliputi hari Penampahan Galungan yang jatuh pada Selasa (31/1), guna menyiapkan segala keperluan upacara keagamaan, menyusul Hari Raya Galungan pada Rabu (1/2) dan umanis Galungan Kamis (2/2).

Bagi instansi yang mengemban tugas pelayanan publik seperti rumah sakit tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan jadual karyawan diatur sedemikian rupa.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menetapkan 18 hari kerja sebagai hari libur lokal terkait berbagai kegiatan ritual keagamaan umat Hindu, disamping 13 hari untuk libur nasional dan lima hari cuti bersama selama tahun 2012.

Fakultatif yang ditetapkan sebanyak 18 hari kerja itu termasuk tiga hari terkait Galungan, disamping Hari Raya Kuningan, rangkaian Hari Raya Galungan, Hari Syiwaratri, hari perenungan dosa dan Hari Raya Nyepi selama tiga hari.

Selain itu juga Hari Raya Saraswati, hari lahirnya ilmu pengetahuan pada 16 Juni 2012, Hari Raya Pagerwesi yang bermakna untuk mengokohkan kekuatan iman pada 20 Juni 2012.

Hari Suci Galungan menurut Ketua Program Studi Pemandu wisata Institut Hindu Dharma Indonesia (IHDN) Denpasar I Ketut Sumadi, selain bermakna memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) atas Adharma (keburukan) juga memberikan keheningan atas kemakmuran dan kesejahteraan yang dilimpahkan Ida Sanghyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa.

Hari Kemenangan Dharma sekaligus kebangkitan, "tangga" menuju pemusatan pikiran dan kesucian diri, agar umat manusia dalam menjalani kehidupan benar-benar suci dan bersih.

"Pikiran suci akan mampu menghilangkan semua pengaruh yang bisa membawa dampak negatif," tutur Ketut Sumadi.(Ant/RIZ)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • suarman, Minggu, 12-Februari-2012

    tay ci nok met_jamet 4efer

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *