Jumlah Ayam Mati Mendadak di Bogor Bertambah

Nasional / Sabtu, 28 Januari 2012 21:45 WIB

Metrotvnewscom, Bogor: Jumlah ayam yang mati secara mendadak di Kampung Kayu Manis RT 03/RW 01, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat, bertambah. Sampai, Sabtu (28/1), jumlahnya mencapai 32 ekor.

"Hari ini bertambah enam ekor lagi ayam mati, jadi totalnya sudah 32 ekor ayam mati sejak tanggal 19 Januari," kata Anwar Ketua RT 03, saat ditemui, Sabtu.

Anwar mengatakan, peristiwa ayam mati mendadak di kampungnya terjadi sejak Kamis (19/1). Satu persatu ayam warga mati tiba-tiba, termasuk ayam miliknya. Anwar mengaku sudah empat ekor ayamnya mati, secara berturut-turut. Sisanya satu ekor lagi sedang mengerami telornya.

"Ayam saya sudah empat ekor mati, ada sisa satu lagi sedang mengerami telor," katanya.

Menurut Anwar, hampir semua warganya memelihara ayam dan burung untuk sehari-hari, ada juga karena hobi. Dari 32 ayam yang mati merupakan milik 13 orang warganya, termasuk salah satunya ayam milik Anwar. RT 03 ditempati 53 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 250.

Anwar mengatakan, pagi tadi petugas dari Dinas Pertanian Kota Bogor telah turun dan kembali mengambil sampel salah satu ayam yang mati mendadak hari ini. "Beda dengan kemarin, ayam ini diperiksa lebih teliti, lalu dibedah dan diambil ususnya. Katanya mau diuji laboratorium," katanya.

Anwar mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kelurahan dan kecamatan.

Selain mencatat dan mendata, lanjut Anwar, Jumat (27/1) sore kemarin sudah dilakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh kandang dan rumah warga di RT 03. Anwar berharap upaya pencegahan segera dilakukan, mengingat warga sudah mulai khawatir dengan isu flu burung.

"Hingga kini belum ada warga yang terjangkit. Baru ayam saja yang dinyatakan terkena flu burung," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jumat (27/1) sebanyak 27 ekor ayam warga mati secara mendadak di satu RT tersebut. Dan dari hasil pemeriksaan "rapid test" (tes cepat) yang dilakukan Dinas Pertanian Kota Bogor, terhadap satu ekor ayam milik warga, ayam tersebut positif terkena flu burung (H5N1).(Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • andi, Sabtu, 28-Januari-2012

    Penanganan flu burung di hong kong seharusnya diterapkan di indonesia,yaitu dengan memusnahkan seluruh unggas dan memberikan ganti rugi ke pemiliknya,krn flu burung tidak bisa dimusnahkan dngn cara disinfektan secara parsial atau per lokasi krn media penyebarannya adalah lwt udara sehingga sangat cepat penularannya..

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *