Anwar Ibrahim: RI-Malaysia Selalu Persoalkan Hal yang Nggak Penting
Metrotvnews.com, Bandung: Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim mengatakan soal perbatasan dan saling klaim budaya sering dijadikan pemicu konflik antara Republik Indonesia (RI) dan Malaysia. Intinya persoalan kecil. Namun, sengaja dibuat besar.
Anwar mengaku lelah dan capek melihat permasalahan kedua negara yang satu rumpun. Apalagi menjurus ke perang terbuka hanya karena mempermasalahkan hal-hal sepele, dan bukan sunstansi untuk sama-sama membangun kedua negara tersebut.
"Jika, konflik-konflik itu terus dibiarkan, tentunya akan berdampak pada hubungan buruk di antara kedua negara. Ini yang harus segara dihindari secara bersama-sama," ujar pimpinan kelompok oposisi Malaysia, sebelum melakukan ceramah dan kuliah umum di ITB Bandung, Senin (30/1).
Menurutnya, apa pun harus dinilai dengan positif, tidak dengan cara arogan, sehingga memunculkan sensitivitas tinggi.
"Kalau memang ada ketidaksepahaman, jangan dibesar-besarkan. Itu yang harus dilakukan kedua negara besar ini," jelas Anwar.
Rencananya, hari ini Anwar akan melakukan ceramah dan kuliah umum di Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Saya optimistis munculnya isu-isu tersebut tidak akan menjadi kendala untuk membangun kerangka kerja sama di segala bidang kedua negara. Seperti, kebudayaan, pendidikan, agama, dan sejarah kedua Negara. Ini yang harus kita pikirkan, jangan mempersoalkan (isu) yang aneh-aneh dan tidak berkualitas," tuturnya. (MI/DSY)




Memang dari Malaysa selalu cari masalah,curi sedikit demi sedikit wilayah NKRI,curi pulau,malah ada rencana mau curi pulau jemur.Tentang semua masalah ini Indonesia selalu berdiam diri dan tidak mau ribut.tapi Malaysia selulu saja buat masalah baru.Sayangnya pemerintah Indonesia terus saja bersikap lembek,loyo,impoten,tidak tegas,sy kuatir semua pemimpin dinegara ini,sudah jadi BANCI semua.Lihat tu warga yg ngancam mau pindah warga negara di Kalimantan sana.AYo SBY kerahkan pasukan untuk amankan NKRI dari arogan malasia itu.Usir Anwar ibrahim itu.omong kosong dia itu.
Justru warga negara anda yg sering melanggar wilayah nkri di kepri tapi anda ngotot, sebaiknya ptskansaja hub diplomatic.
Pekok tenan anwar ibrahim ini..
memang benar itu Bung,, indonesia harus contoh malaysia yg punya cita cita jadi salah satu negara maju..bagaimana Indonesia bisa jadinegara maju kalau yg setiap yg tertangkap pasti maling uang rakyat... maling lagi...eeeh maling lagi
secara politik kedatangan anda disini juga memprovokatori hubungan kedua negara, andakn dr oposisi memberi ceramah disini, pasti partai pemerintah malaysia curiga seolah2 anda puny kepentingan. dan akhirny indo yg jd sasaran.
atau mmg kepentingn anda disini utk meninabobokkn siby agar tdk terpengaruh atas arogansi negaramu. begitukaaan. itb emang tdk ada lg pembicara lain selain anwar. anwar sepak terjangny sama tuh ama amin rais, cuma malaysia udah tahu belangny. sedangkan indo gagal mendeteksi amin.