Pakistan Bantah Bantu Taliban
Metrotvnews.com, Islamabad: Menteri Luar Negeri Pakistan Hina Rabbani Khar, Rabu (1/2), membantah laporan NATO bahwa badan intelijen negara itu membantu Taliban.
"Klaim seperti ini bukan hal yang baru tapi sudah bertahun-tahun. Jadi saya rasa sebaiknya saya abaikan saja," kata Rabbani Khar.
Laporan NATO itu menyebutkan Taliban dibantu oleh badan intelijen Pakistan dan bahwa kelompok pemberontak ini mendapat dukungan besar di Afghanistan.
Laporan itu keluar setelah Taliban membantah bahwa mereka merencanakan perundingan awal dengan pemerintah Afghanistan di Arab Saudi. Rabbani Khar berkunjung ke Kabul Rabu (1/2) untuk memperbaiki hubungan kedua negara menyusul terbunuhnya mantan presiden Afghanistan yang mencoba menangani perdamaian.
"Laporan yang menyebutkan bahwa delegasi Emirat Islam (Taliban) akan bertemu dengan perwakilan pemerintah Karzai di Arab Saudi dalam waktu dekat, tidak benar," kata juru bicara Zabihullah Mujahid dalam satu pernyataan.
Menlu Pakistan Rabbani Khar mengatakan laporan NATO yang bocor itu kemungkinan memang disengaja. "Klaim seperti ini sering sekali dilontarkan. Pakistan mendukung gagasan apapun yang diangkat pemerintah Afghanistan untuk tujuan damai," kata Khar.
"Kami menganggap ancaman terhadap kedaulatan Afghanistan juga sebagai ancaman untuk Pakistan," tambah Khar.(BBC/MI/RIZ)



