Ketua DPR: Demonstrasi harus Perhatikan Hak Warga Lain
Metrotvnews.com, Jakarta: Demonstrasi ratusan buruh di Tangerang, Banten, mendapat sorotan anggota DPR. Meski dinilai wajar, demonstrasi harus tetap memperhatikan hak warga lain. Di sisi lain, demonstrasi dinilai sebagai cara untuk mendapatkan hak mereka yang tak diberikan secara layak.
"Kita tidak boleh melarang buruh untuk melakukan demo. Sebaliknya, buruh juga harus menghormati hak orang lain, jalan adalah milik publik, jangan rugikan orang lain," Ketua DPR Marzuki Alie di DPR, Jakarta, Kamis (2/2).
Bagi Marzuki, demonstrasi hingga menutup jalan akan berekses negatif bagi buruh sendiri. Sebab, hal itu akan berdampak pada larinya investor dari dalam negeri. "Kalau mereka melakukan itu, justru tak baik bagi buruh sendiri. Kalau para investornya lari, kesempatan kerjanya menjadi tertutup karena perusahaan tak mau investasi, kan yang rugi masyarakat," tambahnya. Marzuki berharap buruh mempertimbangkan ekses terhadap warga lainnya.
Tanggapan berbeda diutarakan Rieke Diah Pitaloka, anggota DPR dari PDI Perjuangan. Melalui siaran persnya, Rieke mendukung aksi massa itu. Baginya, demonstrasi buruh adalah cara buruh mendapatkan hak mendapatkan pekerjaan dan upah yang layak.
"Persoalan upah adalah bagian dari persoalan apakah pekerja atau buruh bisa hidup secara layak atau tidak. Bagaimana mungkin pekerja dan buruh bisa hidup layak jika ketentuan tentang upah tergantung pada Permenakertrans 17/2005 yang isinya 46 komponen hidup layak untuk pekerja dan buruh lajang," katanya.
Rieke balik mempertanyakan pihak-pihak yang memandang sebelah mata terhadap demo tersebut. Menurut Rieke, apakah mereka mau jika gajinya dibayar di bawah standar. "Kalau ditanya balik, memangnya bapak-bapak yang terhormat tersebut mau kerja dibayar dengan standar seperti itu?" tandas Rieke.(Wtr2)




keliatan yg jadi korban pekerja dan pengusaha, sementara pemerintah dan dpr sekedar cuci tangan. padahal yg salah ada di pemerintah. coba diliht dari pajak aja yg untungkn pemerintah dr pengusaha dapat dr buruh juga dapat sementara pemerintah tdk ada berbuat ataupun membantu keduanya. makany wajar apindo demo melalui ptun, dan buruh demo krn dpr juga tdk jalan. ayo buruh tuntut pemerintah yg nyata tdk pernah mau peduli.
Zuki_zuki...,ngomong aja luh sebakul...