Pasca-Kerusuhan Bola, Kairo Tegang

Bola - / Jumat, 3 Februari 2012 01:25 WIB

Metrotvnews.com, Kairo: Pasca-kerusuhan antar-pendukung klub sepakbola di Port Said, Mesir, hingga Kamis (2/1), Ibukota Kairo masih diliputi ketegangan. Kumpulan massa berkumpul sejumlah tempat di Kairo.

Para pendukung sepak bola bahkan menutup Lapangan Tahrir. Sementara yang lainnya melakukan demonstrasi mengecam cara polisi menangani kerusuhan yang menewaskan 74 orang tersebut.

Para demonstran di lapangan Tahrir sebagian besar adalah pendukung Al-Ahly yang dikenal dengan nama Ultra. Para suporter itu membawa sejumlah kendaraan dan alat pemukul besi untuk menutup jalan di seputar Tahrir.

Sedangkan sejumlah demonstran lainnya berpawai dari markas klub Al-Ahly ke kantor Departemen Dalam Negeri Mesir. Dalam orasinya, massa benar-benar marah dan menganggap polisi tidak mampu menangani kerusuhan.

"Kami sangat marah, Anda dapat melihat kemarahan ini di mata kami," kata salah satu pendukung Al-Ahly Mohammed Abdel Hamid.

Kemarin, ratusan pendukung berkumpul di stasiun kereta Kairo untuk menjemput korban luka dan meninggal yang dibawa dari Port Said. Sedangkan pemakaman para korban di Port Said akan dilangsungkan Kamis siang waktu setempat.

Pemerintah Mesir menetapkan tiga hari berkabung menyusul kerusuhan antara pendukung Al-Masry dan pendukung Al-Ahly tersebut. Bahkan, pemerintah dan parlemen Mesir melakukan pertemuan darurat. Tragedi ini juga membuat Gubernur Port Said mengundurkan diri.

Kejaksaan Mesir memerintahkan agar 52 orang yang diduga provokator kerusuhan ditahan dan segera diperiksa. Pemeriksaan juga berlaku bagi Gubernur Port Said.

Adapun militer kini telah mendirikan pos-pos pemeriksaan di jalan-jalan masuk ke Port Said. Kepala Dewan Militer Mesir Marsekal Hussein Tantawi pun bertemu dengan para pemain Al-Ahly yang diterbangkan dari Port Said dengan pesawat militer.

"Kejadian ini tidak akan meruntuhkan Mesir. Insiden seperti ini terjadi di mana pun di dunia. Kami tidak akan membiarkan mereka yang berada di balik ini, lepas begitu saja," katanya seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Kejadian Rabu malam itu pecah pada akhir pertandingan yang dimenangkan oleh klub Al-Masry, 3-1. Para saksi mata mengatakan suasana sepanjang pertandingan tegang sejak seorang pendukung Al-Ahly mengangkat spanduk berisi penghinaan terhadap tim tuan rumah.

Begitu pertandingan berakhir, massa masuk ke lapangan dan menyerang para pemain dan pendukung Al-Ahly. (BBC/Wrt3)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *