Kelainan Otak Penyebab Ketergantungan Narkotika

Lifestyle + / Sabtu, 4 Februari 2012 02:40 WIB

SEBUAH penelitian di Universitas Cambridge, Inggris, mengungkapkan bahwa kelainan pada otak membuat beberapa orang lebih cenderung menjadi pencandu narkotika.

Penelitian menemukan adanya perbedaan di otak pencandu dan otak saudara mereka yang tidak memiliki masalah ketergantungan obat.

Para pakar penelitian itu mengatakan bahwa saudara kandung yang tidak kecanduan obat bisa membantu proses penyembuhan ketergantungan narkotika melalui pengendalian diri.

Hasil riset ini menguatkan temuan sebelumnya bahwa otak pencandu narkotika berbeda dari otak normal. Namun, saat itu para ahli belum mengetahui secara pasti apakah narkotika mengubah sistem otak atau apakah otak pencandu memang sudah berbeda dari awal.

Dalam studi kali ini, tim Universitas Cambridge membandingkan otak 50 pencandu kokain dengan otak saudara-saudara kandung mereka yang tidak pernah bersentuhan dengan narkotika.

Baik pencandu dan saudara mereka yang bukan pencandu memiliki kelainan yang sama di sistem fronto-striatal yang mengendalikan perilaku.

Kesimpulan dari temuan ini adalah otak mereka secara genetis memang sudah diatur untuk mendorong kecenderungan ketergantungan narkotika.

"Penelitian ini menunjukkan kecanduan obat bukan pilihan gaya hidup, tapi lebih pada gangguan otak dan kita harus menyadari hal ini," kata ketua tim peneliti Dr Karen Ersche.

Sedangkan saudara-saudara kandung si pencandu tidak memiliki masalah ketergantungan obat karena mereka dapat mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hari.

Dr Paul Keedwell, psikiater konsultan di Universitas Cardiff mengatakan, kecanduan, seperti banyak gangguan psikiatris lainnya, adalah akibat dari sifat bawaan dan pola pengasuhan.

"Kita harus mengikuti perkembangan hidup seseorang selama beberapa waktu untuk menghitung risiko relatif antara sifat bawaan dan pengasuhan," katanya.

Tetapi, ada teori lain yang mengatakan ada kemungkinan kesamaan otak pencandu dan saudara-saudaranya bukan sekedar genetik, melainkan karena mereka dibesarkan di keluarga yang sama.

Meski demikian, banyak spesialis meyakini temuan ini membuka peluang baru penyembuhan ketergantungan obat. "Jika kita bisa mengetahui apa yang membuat otak saudara kandung para pencandu menjadi sangat kuat melawan godaan narkotika, kita bisa mencegah banyak orang menjadi pencandu," kata Dr. Keedwell. (BBC/Wrt3)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *