Cap Jempol Darah Kader Demokrat Depok untuk Anas-Ibas
Metrotvnews.com, Depok: Puluhan kader dan pendukung Partai Demokrat Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/2), menggelar aksi pengumpulan tanda tangan untuk mendukung Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang disebut-sebut terlibat kasus Wisma Atlet. Para kader juga melakukan cap jempol darah sebagai bentuk dukungan moral untuk pemimpin Partai Demokrat itu.
Sambil membentangkan poster dan berorasi, puluhan kader partai berlambang mercy itu terus meneriakan yelyel dukungan kepada Anas Urbaningrum. Tak hanya itu. Dukungan juga diberikan kepada Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. Baik Anas maupun Edhie Baskoro dituding mantan Bendahara Umum Demokrat M Nazaruddin terlibat suap kasus Wisma Atlet.
Peserta aksi meminta agar Partai Demokrat tetap mempertahankan soliditas dan terus berjalan tanpa ada perombakan kepengurusan. Koordinator aksi, Suratin, mengatakan, aksi akan dilakukan di daerah-daerah lain. Ia mengklaim, mayarakat Kota Depok tetap mendukung Anas dan Edhie Baskoro alias Ibas. Suratin menjelaskan, Anas dan Edhie Baskoro belum tentu bersalah.
Unjuk rasa yang berisi aksi dukungan itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polsek Pancoran Mas, Depok. Akibat aksi itu jalur Jalan Raya Sawangan sempat tersendat selama satu jam. Usai melakukan aksinya, massa membubarkan diri. (Sidharta Agung/DOR)




memalukan.........!!!!
c0z jd malah bNyak yg mendukung , mNg Nya di byar brpa , dan cap jemp0l drah , c0z pd bg0 y , 0raNg kya gNtu di dkuNg ,
rumah sakit butuh darah bung,,,,
Kader demokrat bego...cap jempol darah...besok anus sama ibas basi jadi tersangka gimana?...jidad loe aja yang didarahin...mana darah kotor lagi...sini tak cap pake tokai
kita lihat aja daerah mana lg yg demo mendukung anas. ini menandakan kasusny tdk berhenti di korupsi aja tp terus menjurus ke money politik. daerah yg mendukung berarti daerah basis anas alias daerah yg menerima dana talangan money politik. selamat ya demokrat pemilu 2014 say goodbay yah. krn ketahuan pemilihan ketua tdk berlangsung jujur alias ada unsur pidanany lho.