Wisman China ke Bali Naik 20,28 Persen
Metrotvnews.com, Denpasar: Wisatawan asal China yang berliburan ke Bali sebanyak 236.867 orang selama 2011, meningkat 20,28 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 196.926 orang.
"Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, hanya delapan orang yang tercatat melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, Gede Suarsa, MSI di Denpasar, Ahad (5/2).
Ia mengatakan China menempati urutan kedua setelah Australia dari 10 negara terbanyak memasok turis ke Pulau Dewata, disusul, Jepang, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Prancis, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat.
Gede Suarsa menambahkan, semakin membaiknya perekonomian China dan adanya penerbangan langsung China-Bali diharapkan pada masa mendatang kunjungan wisman asal negeri Tirai Bambu semakin meningkat ke Bali.
Bali-China sebenarnya memiliki hubungan emosial, karena kerja sama telah terjalin baik sejak abad XII dan sisa hubungan baik itu sebagai saksi bisu masih diwarisi hingga sekarang antara lain kesenian, tempat suci maupun arsitektur bangunan yang bercirikan khas China.
Bahkan penggunaan uang China (pis bolong) dalam berbagai upacara keagamaan bagi umat Hindu di Bali hingga sekarang masih lestari.
"Adanya hubungan baik antara Bali dan China diharapkan kunjungan masyarakat China lebih banyak pada masa-masa mendatang," harap Gede Suarsa.
China mampu memberikan kontribusi sebesar 8,38 persen dari total kunjungan wisman ke Bali sebanyak 2,86 juta orang selama 2011, meningkat 9,73% dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 2,57 juta orang.
Gede Suarsa menambahkan, dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, sembilan negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan, hanya satu negara menunjukkan adanya penurunan.
Kedelapan negara yang masyarakatnya semakin banyak berliburan ke Bali selain China juga Australia meningkat 22,85 persen dari 641.979 orang menjadi 788.664 orang dan Malaysia 8,13% dari 156.946 orang menjadi 169.707 orang.
Selain itu juga Taiwan meningkat 5,69% dari 122.271 orang menjadi 129.226 orang, Korea Selatan 1,56% dari 124.762 orang menjadi 126.702 orang dan Prancis 7,06% dari 104.142 orang menjadi 111.491 orang.
Demikian juga Singapura naik 14,09% dari 97.429 orang menjadi 111.153 orang, Inggris 6,68% dari 96.536 orang menjadi 102.969 orang dan Amerika Serikat 29,86% dari 68.977 orang menjadi 89.573 orang.
"Satu-satunya negara yang masyarakatnya berkurang ke Bali adalah Jepang sebesar 25,62% dari 245.212 orang selama tahun 2010 menjadi 181.385 orang," tutur Gede Suarsa. (Ant/DSY)



