Iran Tidak Akan Memulai Peperangan

Internasional / Minggu, 5 Februari 2012 23:30 WIB

Metrotvnews.com, Teheran: Komandan Tentara Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour menegaskan Iran tidak akan menjadi inisiator peperangan. Namun, Iran akan bereaksi keras terhadap segala ancaman.

Pakpour mengatakan hal itu dalam pembukaan latihan militer darat yang diberi nama Hamiyan-e Velayat (Para Pendukung Velayat).

"...kami akan bereaksi cepat.." kata Pakpour, Ahad (5/2), yang menegaskan bahwa Angkatan Darat Iran akan bereaksi guna menangkal segala ancaman.

Pakpour juga mengatakan, latihan militer tersebut bertujuan untuk menunjukkan kesiapan Iran dalam menghadapi berbagai ancaman. "Selama latihan, kemampuan dan inovasi Angkatan Darat Iran akan ditunjukkan," katanya.

Sementara Wakil Komandan IRGC, Hossein Salami, dalam kesempatan yang sama mengatakan kepada kantor berita Fars, setiap lokasi yang akan digunakan oleh musuh untuk serbuan terhadap Iran akan menjadi sasaran pasukan IRGC.

Tidak ada laporan tentang lokasi pasti dan lamanya latihan itu berlangsung. Namun Iran sebelumnya mengatakan latihan militer di perairan selatan atau dekat wilayah yang menjadi target musuh bertujuan untuk memelihara kesiapan tentaranya dalam menghadapi berbagai ancaman di Teluk Persia, Laut Oman dan Selat Hormuz, yang menjadi jalur penting distribusi kapal tanker.

Teheran juga mengancam untuk menutup Selat Hormuz jika mereka tidak bisa menjual minyaknya karena sanksi yang diterapkan Barat terhadap negara itu. Menteri Luar Negeri Iran, Ali-Akbar Salehi, mengatakan Teheran tengah menyiapkan diri guna menangkal rencana Barat yang bertujuan untuk menekan Iran.

"Teheran kini sedang mengkaji tentang kemungkinan terburuk dan menyiapkan diri untuk menangkal ancaman Barat," kata Salehi seperti dikutip Press TV.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak pada Kamis (2/2) mengatakan jika sanksi atas Iran terbukti tidak efektif, maka Israel akan mempertimbangkan untuk melancarkan aksi militer guna mencegah program nuklir Republik Islam tersebut.

"Kalau saja sanksi gagal menghentikan program nuklir Iran, maka akan perlu untuk mempertimbangkan dilakukannya tindakan," kata Barak, seperti dikutip Xinhua.

Saat menyampaikan pidato terbuka dalam penutupan Konferensi Herzliya, Barak menyatakan Israel bersedia melakukan tindakan sebelum keadaan sangat terlambat.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [4]

  • kenzosammer, Sabtu, 11-Februari-2012

    IRAN adalah negara yg berkebudayaan tinggi sudah ribuan tahun beda dgn 2 rival nya apa lagi dgn israil

  • Bamriyanto, Selasa, 7-Februari-2012

    Saya salut pada iran yg gigih akan pendiriyanya...

  • Bamriyanto, Selasa, 7-Februari-2012

  • marjighoni, Senin, 6-Februari-2012

    iran maju trus pantang mundur

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *