BMKG: Gelombang Laut Arafuru Lima Meter

Nasional / Senin, 6 Februari 2012 08:14 WIB

Metrotvnews.com, Jayapura: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMGK) Balai Besar Wilayah V Jayapura, Papua, memperkirakan gelombang setinggi empat hingga lima meter berpeluang terjadi di Laut Arafuru bagian timur. Sedangkan gelombang dengan tinggi tiga hingga empat meter berpotensi terjadi di perairan Merauke, Yos Sudarso, utara Papua (utara Sorong, Manokwari, Biak hingga Jayapura), dan perairan Raja Ampat-Sorong.

"Gelombang maksimum dengan tinggi dua hingga tiga meter dapat terjadi di Teluk Cenderawasih dan perairan Agats-Amamapare," kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Jayapura Aly Muzayyin di Jayapura, Senin.

Ia memprakirakan, cuaca di Provinsi Papua akan diselimuti hujan, mulai dari pagi, siang, dan malam hari. Pada umumnya angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 05-25 knot.

Cuaca untuk Provinsi Papua Barat diperkirakan hujan lokal akan mengguyur seluruh kota di wilayah itu pagi dan siang hari, sedangkan hujan pada malam hari. Pada umumnya, angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 05-25 knot.

Menyinggung perubahan cuaca yang tidak menentu, Aly Muzayyin memperkirakan akibat pengaruh tekanan rendah di perairan utara Australia dan Samudra Pasifik. "Kondisi itu memengaruhi pembentukan daerah pertemuan angin yang memanjang di laut Jawa serta dari Laut Banda hingga Laut Arafuru," ujarnya.

Kondisi itu, kata dia, juga berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan yang semakin meningkat di wilayah timur dan barat laut serta perairan utara Papua. Selain itu, ujarnya, kelembaban udara yang cukup besar dan suhu muka laut masih hangat juga memberikan dukungan terhadap pertumbuhan awan hujan.

Dia mengatakan, topografi Papua yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik dan arah angin dari Laut Filipina menjadi salah satu penyebab perubahan cuaca, seperti pembentukan awan dan hujan yang begitu cepat di Papua sehingga pihaknya terkadang sulit memprediksinya.

"Kami selalu memberitahukan tentang perkembangan cuaca untuk peringatan kepada warga seperti melalui media, radio pantai, TNI Angkatan Laut, dan administrator pelabuhan," katanya.

Ia mengimbau para nelayan dan masyarakat yang ingin menggunakan tranportasi laut dan udara agar lebih sering memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan.(Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *