Chronicle Peringkat Pertama Box Office
Metrotvnews.com, New York: Sebuah film tentang remaja yang memiliki kekuatan, Chronicle, mengalahkan film 'The Woman in Black' dalam peringkat box office di Amerika Serikat. Kedua film menarik banyak penonton setelah diputar dan meraup pendapatan 22 juta dollar AS dan 21 juta dollar AS.
Padahal kedua film diputar pada pekan pertandingan Super Bowl. Saat itu biasanya penonton film berkurang. Pekan lalu, film yang menempati peringkat satu adalah The Grey. Film itu dibintangi oleh Liam Neeson. Film itu turun ke posisi tiga dengan keuntungan 9,5 juta dollar AS.
Film Chronicle, yang disutradarai oleh Josh Trank, menceritakan tentang tiga anak laki-laki yang mengunakan kekuatan telekinesis (memindahkan benda tanpa disentuh) dengan cara yang nakal.
Pengamat 'demografi' menyatakan, kedua film, Chronicle dan The Woman in Black, menyasar pasar remaja dan usia awal 20-an. "Chronicle dirancang dan dibuat untuk penonton muda," kata kepala distribusi 20th Century Fox Chris Aronson. "Kelompok umur itu yang telah menghilang dari teater."
Dia mengatakan telah "banyak publikasi yang dilakukan melalui media sosial yang menghubungkannya dengan penonton". The Woman In Black merupakan film hantu yang diadaptasi dari novel Susan Hill yang terbit pada 1983 lalu.
Pemain yang dikenal melalui peran Harry Potter, Daniel Radcliffe, berperan sebagai pengacara yang dihantui oleh kliennya yang meninggal. Kepala distribusi CBS Films Steven Friedlander mengatakan film ini memiliki "seluruh elemen untuk meraih sukses".
"Dalam tinjauan, anda melihat Daniel Radcliffe, salah satu bintang besar dan salah satu anak muda yang bekerja keras dalam bisnis hiburan, anda memiliki film yang sempurna untuk usia 13 tahun," kata dia.
Hammer Films - studio film Inggris yang dikenal dengan film genre horor pada 1950an- mengatakan The Woman in Black mencetak keuntungan dalam pemutaran perdana di Amerika Utara.
"Saya bergetar bahwa sebuah film hantu Inggris yang diperankan oleh orang Inggris, kru dan dibiayai (orang Inggris) dapat diterima dengan baik oleh penonton Amerika," kata sutradara James Watkins. (BBC/DOR)



