Rusunawa Bantaran Ciliwung Habiskan Rp9 Triliun
Metrotvnews.com, Jakarta: Anggaran pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di bantaran Kali Ciliwung bakal menghabiskan dana sebesar Rp9 triliun.
"Jumlah tersebut untuk pembangunan 29 tower dan PSU (prasarana, sarana, dan utilitas)," kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz seusai melantik pejabat eselon III Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Selasa (7/2), di Gedung Kemenpera Jakarta.
Dirinya bakal melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada Kamis (9/2) mendatang untuk membicarakan pembangunan rusunawa di bantaran Kali Ciliwung.
Rusunawa bakal dibangun di atas tanah Berlan dan tanah Kodam dengan luasan 41 hektare untuk blok A dan 1,8 hektare untuk blok B," imbuh Djan.
Rencananya, rusunawa yang dikelola Perum Perumnas itu akan dibangun sebanyak 29 tower untuk 30 ribu keluarga yang merupakan warga bantaran Kali Ciliwung. Dalam unit-unitnya, rusunawa ini akan ditawarkan dengan perabotan lengkap (fully furnished).
"Kami harap BUMN dapat menyumbangkan perabotan melalui program corporate social responsibility (CSR) mereka," tandas Djan. Kemenpera berencana membangun rusunawa ini pada Maret mendatang.(MI/DSY)



