Kapolri Sarankan Perusahaan Punya Satuan Keamanan
Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengajak para pelaku usaha untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan perusahaan mereka. Sebab, Polri tak mungkin menggelar habis pasukannya untuk menjaga setiap perusahaan di negeri ini.
Hal itu disampaikan Timur dalam acara Support of The Indonesian Business Towards World Class (The Democratic Policing) di Gedung Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (7/2) malam. Acara dihadiri puluhan CEO dari berbagai perusahaan.
"Intinya, kita punya program kemitraan bagaimana kawasan-kawasan yang memang polisi tidak bisa menjaga satu per satu, ya dari perusahaan itu sendiri yang melakukan kegiatan pengamanan," kata Timur.
Kegiatan pengamanan mencakup pengadaan satuan keamanan di setiap perusahaan. Kemudian, cara perusahaan mengelola suatu kawasan, dan bagaimana kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dibuat bisa menjangkau lapisan paling bawah.
"Intinya, bagaimana wilayah itu aman, kemudian juga masyarakat yang berangkat dari masyarakat itu sendiri, khususnya di perusahaan-perusahaan," jelas Timur.
Timur sempat menyinggung soal aksi ribuan buruh Bekasi, Jawa Barat, yang menutup ruas tol Cikarang, hingga memacetkan lalu-lintas selama sembilan jam. Aksi itu buntut dari kisruh antara buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia soal batalnya kenaikan upah minimum di Bekasi, sebesar 30 persen.
"Tol ditutup, stuck. Presiden monitor. Pilihannya lakukan penegakan hukum yg keras atau negosiasi. Saat itu kepolisian harus mempertimbangkan, jumlah buruh dalam jumlah besar. Kalau terjadi apa-apa, apakah kita harus lakukan langkah penegakan hukum atau perundingan. Saya putuskan perundingan," kata Timur.
Timur berharap perusahaan bisa mengedepankan keadilan bagi buruh agar kejadian serupa tak terulang. Apalagi aksi tersebut juga merugikan banyak pihak. Sementara polisi kewalahan menanganinya. Timur juga sempat mengingatkan, bahwa kenyataannya upah buruh di Indonesia tergolong kecil dibandingkan negara-negara lain di ASEAN.(IKA)




Mantap