Bangunan di Lahore Runtuh, 22 Tewas

Internasional / Kamis, 9 Februari 2012 10:07 WIB

Metrotvnews.com, Islamabad: Sedikitnya 22 orang tewas, dan lebih dari selusin orang lainnya masih terperangkap di reruntuhan bangunan. Mereka tertimbun bangunan ambruk menyusul ledakan boiler di Kota Lahore, Pakistan timur, Senin (6/2) lalu. Sebanyak 15 orang berhasil diselamatkan.

Kejadian berlangsung saat 62 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tengah bekerja di gedung tiga lantai milik perusahaan farmasi di daerah berpenduduk padat Kota Hassan di wilayah Lahore. Wakil Komisaris Lahore Ahad Cheema mengatakan, pabrik obat hewan telah beroperasi di daerah tersebut selama 30 tahun. Pabrik runtuh setelah ledakan ketel uap.

Direktur Jenderal tim penyelamatan Rizwan Nazeer mengatakan, sedikitnya 35 orang, terutama perempuan dan anak-anak, telah ditemukan. Dari 22 korban tewas 16 di antaranya perempuan. Nazeer mengatakan, petugas penyelamat menemukan seorang wanita 60 tahun dalam keadaan hidup dari reruntuhan. Wanita tidak cedera meski tererangkap 31 jam di bawah reruntuhan.

Nazeer mengatakan, petugas juga menemukan seorang pria juga setelah 47 jam setelah gedung ambruk. Pria itu dalam kondisi kritis. Saat ini operasi penyelamatan masih berlangsung di lokasi, melibatkan 120 penyelamat. Para petugas mengatakan, setelah 58 jam peluang korban hidup amat tipis. (Ant/DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *