7 Pasangan Kumpul Kebo Dinikahkan Massal
Metrotvnews.com, Jakarta Barat: Sebanyak tujuh pasangan kumpul kebo dinikahkan massal oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat, Selasa (8/2) malam. Seluruh pasangan mengaku tak mampu membayar biaya administrasi nikah resmi di Kantor Urusan Agama (KUA). Mereka hidup bersama layaknya pasangan suami istri tanpa menikah dan telah memiliki anak.
Wali Kota H. Burhanuddin dan perwakilan Polres Jakarta Barat hadir. Mereka menjadi saksi pernikahan massal yang digelar di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat, itu.
Para pasangan tampak tegang saat hendak dinikahkan oleh penghulu. Karena terlalu gugup, beberapa pasangan salah mengucapkan kata-kata saat ijab kabul. Kejadian itu mengundang tawa undangan yang menyaksikan pernikahan.
Para peserta nikah massal mengaku senang telah terdaftar resmi sebagai suami istri dan mendapatkan buku nikah dan bingkisan dari Wali Kota dan Polres Jakarta Barat untuk bulan madu mereka. (Hilman Mattauch/Wtr4)




Pernikahan massal itu sah2 aja jika dilaksanakan sebelum datangnya kawin apalagi sampai dah punya anak, ini menunjukan bhw pemerintah setempat goblok krn tidak memberikan sosialisasi melalui kelurahan atau RT/RW jauh sebelum pelaksanaannya nikah massal, sebaliknya pemerintah acuh tak acuh sehingga masyarakat yg tidak mampu atau buta hukum, buta agama krn imtaqnya kurang, menjadi bodoh krn adanya pembiaran dari pemerintah setempat, gimana dgn Menteri KLH, Menteri Peranan wanita, Menteri Agama, kok pikirannya gk terbuka malah menjadi buta mata buta hati, ujung2nya kembali ke Presiden krn tidak TEGAS, TIDAK GREGET DAN TIDAK BERANI MENINDAK ANAK BUAHNYA.