Nasir Djamil: Nasir Salah Gunakan Jabatan sebagai DPR
Metrotvnews.com, Jakarta: Muhammad Nasir diduga menyalahgunakan jabatan sebagai anggota Komisi III DPR. Adik sepupu Muhammad Nazaruddin tersebut bertamu ke ruangan Nazar melebihi jam malam yang ditetapkan Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (8/2) malam kemarin.
Menurut Wakil Ketua Komisi III Nasir Djamil, tindakan Nasir bisa mendekati penyalahgunakan jabatan. Sebab, ia ditengarai menggunakan ID Card yang diberikan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Waktu masa Patrialis, kami (DPR) diberi ID card Kemenkumham. ID card dimaksud untuk kepentingan pengawasan. Memang boleh kapan saja memasuki LP atau rutan. Tapi ID itu bukan untuk kepentingan pribadi, harus jelas agenda pengawasan," kata Nasir Djamil di DPR, Jakarta, Kamis (9/2). Patrialis merupakan Menteri Hukum dan HAM yang digantikan Amir Syamsuddin.
Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera itu, ID Card tersebut belum dicabut hingga sekarang. Penggunaan kartu harus dilaporkan ke pimpinan. "ID card belum dicabut, masih di semua anggota dewan. Itu dikasih zaman Patrialis, tahun lalu. Kartu itu untuk digunakan dalam pengawasan. Walau diberi kebebasan, penggunaan kartu harus diberitahu ke pimpinan komisi," jelasnya.
Karena itu, ia menyayangkan jika Nasir menggunakan hal tersebut demi kepentingan pribadi. "Tidak boleh seperti itu, itu (penggunaan ID Card) harus dalam rangka pengawasan," kata Nasir Djamil.
Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana memergoki pertemuan antara Nazaruddin, Muhammad Nasir, dan pengacara Mindo Rosalina Manulang. Ia menduga pertemuan itu membahas soal dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet yang tengah bergulir di persidangan.(Wtr2)




Halah.. Kacruttt... Banyak juga anggota dpr menyalahgunakan jabatan gak dipersoalkan....masalah nengok keluarga aja di gede2in..
wah kalo udah begini mau tdk mau kpk harus secepatny utk menyelesaikan kasus ini. kami mendukung tindakn nasir jamil, walau secara kelembagaan menyalahi tp klo tdk begini kasus ini tdk selesai alias menggantung. dan satu hal yg pasti bahwa nazar dikuntit dan skrg nazar menjelaskn kpd kita walau yg bongkar sideny. tak mungkinlh nazar tdk tahu klo ada cctv yg menguntit dia. dan jelas deny ingin memutar balikkan semua ini. alias utk pencitraan lagi. ayo nazar terus maju.
ketemu saudara aja di persoalkan.apa kagak ada kerjaan lagi.
Wajar lah, namanya juga adik/family.. ya pastilah jenguk adiknya. dan membela sekalipun itu adalah lumrah. tidak usah dperpanjang ceritanya. kemungkinan banyak juga yg ketemu Nazar disana tapi karena yg ini jika dipublikasikan akan menguntungkan si Demoktrat ...andai yg lain bertemu yg kira2 merugikan ..Indrayana pasti BUNGKAM ..