DPR Optimistis RUU Pemilu Selesai Maret

Olahraga / Kamis, 9 Februari 2012 17:44 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa optimistis pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu selesai tepat waktu: Maret 2012. "Meski masih ada empat hal krusial yang belum selesai, saya tetap optimis akan selesai pada masa sidang ini (Maret), karena kita punya pengalaman empiris," kata Agun saat menjadi pembicara dalam diskusi "Dialektika Demokrasi" di Senayan Jakarta, Kamis (9/2).

Diskusi yang mengambil tema "Membedah pasal-pasal krusial RUU Pemilu" itu menghadirkan Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa, anggota Komisi II Yasona Laoly dan Koordinator LIMA Ray Rangkuti. Pembahasan RUU Politik saat ini masih menyisakan empat pekerjaan rumah: besaran angka parlementary threshold, soal dapil yang diperkecil, sistim terbuka atau tertutup, dan jumlah kursi per dapil.

Agun menjelaskan, jika dalam Panja RUU Pemilu ternyata memang tak tercapai kesepakatan, pembahasan akan dibawa ke sidang paripurna. "Kalau misalnya tetap tak ada titik temu ya...sudah kita laporkan di paripurna. Kalau sudah begitu maka akan dipaksa untuk berembuk," kata Agun.

Sementara soal besaran PT, Agun mengatakan, ini juga harus dilihat soal kuorum dalam rapat-rapat di alat kelengkapan DPR. "PT itu logika dalam rangka efektifitas. Jadi bukan dalam rangka gradasi. Angka parpol ditentukan oleh kinerja hari ini. Jadi masih ada waktu untuk meraihnya," kata Agun.

Menurut Agun, seharusnya setiap alat kelengkapan dewan harus ada minimal ada dua-tiga orang dan tidak merangkap jabatan. Dia menegaskan Komisi II telah sepakat masa sidang ini bisa diselesaikan.

Koordinator LIMA Ray Rangkuti mengaku tidak yakin pembahasan RUU Pemilu bisa selesai Maret 2012. "Saya justru tak yakin akan selesai. Tapi kalau sampai dipaksa maka bisa jadi koalisi akan pecah," kata Ray.

Menurut Ray Rangkuti, persoalan PT diperbesar atau diperkecil atau soal dapil dipersempit dan sebagainya itu hanya menyangkut persoalan elite atau parpol bukan kepublik.

Padahal, tambahnya, harusnya parpol harus tampilkan kepentingan publik. Menurut Ray, seharusnya parpol menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan baik. Kedua, proses pemilu yang bisa dipertanggungjawabkan dan ketiga, bagaimana mengadvokasi korban-korban pelaksanaan pemilu.(Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *