Ceko Buka Kantor Konsulat Kehormatan di Yogyakarta
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Republik Ceko membuka kantor Konsulat Kehormatan di Yogyakarta, yakni di lantai satu Hotel Royal Ambarrukmo. Peresmian kantor konsulat di Yogyakarta tersebut dihadiri Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Tomas Smetanka dan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Kamis (9/2) malam.
Ditunjuk sebagai Konsul Kehormatan Republik Ceko di Yogyakarta adalah Eddy Tjia. Selain di Yogyakarta, kantor Konsulat Kehormatan Republik Ceko juga dibuka di Semarang, dengan Konsul Kohormatan Daniel Budi.
"Hubungan Indonesia dan Ceko yang dulu masih bernama Cekoslovakia terjalin sejak 1930. Saya merasa sangat senang sekaligus terhormat untuk bisa meresmikan kantor konsulat pada malam hari ini," kata Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Tomas Smetanka.
Ia mengatakan Yogyakarta tidak hanya merupakan kota yang ramah, namun juga istimewa, selain karena Sri Sultan HB X juga pernah datang ke Ibu Kota Ceko, Praha.
Dengan kantor perwakilan tersebut, menurut dia akan bisa semakin mempromosikan Ceko termasuk dari sisi bisnis, dan juga kebudayaan.
"Ia berharap kerja sama ini tidak hanya berwujud kerja sama bisnis, tetapi juga meningkatkan jalinan yang lebih erat antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat Ceko," katanya.
Sri Sultan HB X mengatakan kerja sama dengan Ceko juga didasarkan pada sisi historis, karena Yogyakarta dan Praha sama-sama kota bersejarah. "Ceko telah membantu DIY dalam 'visibility studies' untuk bandara, dan transportasi. Dana yang digunakan pun tidak sedikit, mencapai 2,5 juta dollar," katanya.
Sementara itu, untuk perwakilan Konsulat Jenderal yang telah ditunjuk, Sultan HB X mengatakan keduanya telah dipercaya oleh pemerintah, sehingga wajib menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
"Saya mohon keduanya bisa melakukan tugas dengn baik. Tidak hanya meningkatkan hubungan antarpemerintah, tetapi juga bisa melakukan sosialisasi dan transfer informasi ke publik," katanya.
Pada acara pembukaan kantor konsulat jenderal tersebut juga diselingi dengan pembicaraan bisnis antarkedua negara.(Ant/ICH)



