Hamid Karzai Tuduh NATO Bunuh Anak-anak
Metrotvnews.com, Kabul: Presiden Afghanistan Hamid Karzai, Kamis (9/2), menuduh Pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO) membunuh sejumlah anak dalam sebuah serangan udara di distrik Najrab di Provinsi Kapisa, Afghanistan.
"Presiden Hamid Karzai mengutuk keras serangan udara pasukan asing yang mengakibatkan kematian sejumlah anak," kata kantor presiden Afghanistan dalam sebuah pernyataan.
Karzai telah mengirim seorang penasihat, Mohammad Zahir Safi, ke daerah itu untuk menyelidiki insiden tersebut,
Gubernur Kapisa, Mehrabuddin Safi mengatakan, serangan udara koalisi pada Rabu (8/2) malam telah menewaskan delapan anak di Desa Giawa. Pejabat lainnya mengatakan, serangan itu diikuti dengan penyerbuan terhadap para tersangka gerilyawan.
Hingga kini Pasukan koalisi pimpinan NATO di Afghanistan belum memberikan konfirmasi atas laporan itu. Namun mereka mengatakan akan menyelidiki insiden tersebut.
"Masalah itu masih diteliti oleh tim penilai gabungan yang akan menentukan fakta," kata seorang juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO.
Kematian warga sipil merupakan salah satu masalah terbesar dalam hubungan antara pemerintah Afghanistan dan NATO menjelang penarikan pasukan tempur asing dari negara itu pada 2014.
Laporan PBB pekan lalu menyebutkan, jumlah warga sipil yang tewas dan cedera dalam perang Afghanistan meningkat. Pada 2010, jumlah warga sipil yang tewas mencapai 2.790 orang. Sedangkan pada 2011 naik menjadi 3.021 warga.
Selain itu, situs independen icasualties.org menyatakan sebanyak 711 prajurit asing juga tewas sepanjang 2010. Jumlah tersebut menjadikan 2010 sebagai tahun paling mematikan bagi pasukan asing. (Ant/Wrt3)



