Renovasi Ruang Banggar Tanggung Jawab BURT
Metrotvnews.com, Jakarta: Renovasi ruang Badan Anggaran (Banggar) senilai Rp20,3 miliar merupakan tanggung jawab Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR. Oleh karena itu, Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR hanya berfungsi sebagai pengguna dan pelaksana anggaran.
Hal tersebut diutarakan Koodinator Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti di Komplek DPR, Jakarta, Kamis (9/2).
"Yang menentukan bukan Setjen. Setjen itu tidak bisa jalan kalau keputusan penggunaan anggaran tidak ditandatangani dalam rapat BURT. Setjen kalau jalan sendiri itu sudah penyelewengan. Bagaimana mungkin dia mencari uang yang tidak dikuasakan kepaada dirinya," kata Ray.
Menurut Ray, jika didasarkan pada dasar-dasar dalam pembentukan BURT, Ketua BURT, yakni Marzuki Alie, seharusnya mengetahui penganggaran senilai 20,3 miliar dalam renovasi tersebut. Meskipun, Marzuki tidak hadir dalam rapat BURT, semestinya ada surat tembusan mengenai keputusan rapat BURT terkait anggaran. Apalagi, nilai anggarannya lebih dari 1 miliar.
"Jadi aneh kalau BURT bilang nggak ikut urusan-urusan detail, dan hanya tahu gelondongannya (garis besarnya) saja. BURT kan dibuat untuk mengkritisi yang detail-detail dalam penganggaran. Mulai dari jenis karpet, lampu, kursi dan lain-lain. Itu kan aturan dasar dallam pembentukannya," kata Ray lagi.
Fungsi BURT, lanjut Ray, bisa dikembalikan ke Setjen dengan pengawasan dari anggota DPR. "Atau bisa dibuat panitia ad-hoc yang fungsinya memenuhi kebutuhan fisik DPR. Tapi, setelah kebutuhan itu terpenuhi, panitia dibubarkan," jelasnya. (MI/Wrt3)




bung ray rangkuti.. mending fokus dulu ke kasus nazaruddin, ndak usah lompat-lompat. kasus renov banggar itu mah kecil. mending anda kawal tu kasus nazar, beri dukungan ke nazar, atau saksi2 lain untuk berani mengungkapkan kebenaran..
keributan banggar tsb merupakan cara yg jitu utk mengalihkan berbagai mcm tindak korupsi yg selama ini belum satupun yg dpt d buktikan, jd inilah salah satunya spy perhatian masyarakatpun ikut berfikir ke banggar jg yach namanya politik d negeri kita ini jd panglima !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!........................