Pelayan Visa Satu Jam di KBRI Berlin

Sosbud / Jumat, 10 Februari 2012 08:50 WIB

Metrotvnews.com, Berlin: Kedutaan Besar RI untuk Jerman di Berlin melakukan terobosan. Pelayanan VISA satu jam untuk masyarakat Jerman yang akan berkunjung atau berwisata ke Indonesia. Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Jerman Dr. Eddy Pratomo dalam acara Indonesia Tourism Update 2012 yang diadakan di Ritz Carlton Hotel, Berlin, baru-baru ini.

Sekretaris III-Penerangan, Sosial dan Budaya, Purno Widodo mengungkapkan dalam acara Indonesia Tourism Update menampilkan Direktur Promosi Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya dan Henri Zix, Editor in Chief ASEAN Today.

Lebih lanjut Dubes Eddy Pratomo menyebutkan Indonesian Tourism Update 2012 digelar guna memberikan "first hand information" kepada stake holder pariwisata di Jerman meliputi tour operator dan travel media.

Dikatakannya berbagai upaya dilakukan Perwakilan RI di Jerman mempromosikan wisata Indonesia. Di antaranya adalah mengikuti pameran wisata, mengadakan pertunjukan budaya, serta mengelar berbagai kursus seperti kursus gamelan, kulintang, talempong, menari serta bahasa Indonesia.

Di tengah ancaman krisis keuangan di sebagian negara-negara Uni Eropa, Indonesia harus pintar dalam menarik calon wisatawan Jerman untuk datang, di antaranya dengan lebih giat melakukan promosi.

Nia Niscaya menyampaikan untuk tujuan tertentu, Indonesia melakukan pelayanan Visa On Board di dalam penerbangan dengan Garuda Indonesia. Aksi ini mendapat sambutan yang hangat dari segenap hadirin yang ada.

Sementara itu Henri Zix, Editor in Chief ASEAN Today mengatakan begitu banyaknya potensi wisata alam Indonesia yang bagi sebagian besar masyarakat Jerman begitu dramatis.

ASEAN Today yang merupakan media bisnis dan pariwisata di Jerman yang khusus mengulas tentang negara-negara anggota ASEAN.

Zix yang menghadiri ASEAN Tourism Forum di Manado akhir tahun lalu yakin potensi wisata Indonesia yang digabungkan dengan ekonomi kreatif berpeluang mendulang pendapatan negara sebesar Rp100 triliun.

Dari sisi ekonomi kreatif, Zix yakin kreativitas masyarakat Indonesia sangatlah tidak diragukan lagi. Terbukti banyaknya produk Indonesia seperti tas merek Bagteria yang digemari selebritas dunia seperti Paris Hilton dan busana rancangan disainer muda Indonesia Tex Saverio oleh Lady Gaga.

Selain itu berbagai film dunia juga turut secara tidak langsung mempromosikan Indonesia seperti suksesnya film Eat Pray Love serta the Philosopher yang saat ini belum dirilis secara Internasional. Belum lagi banyaknya materi video yang diunggah di Youtube.

"Menonton video pendek di Youtube mengenai tujuan wisata Indonesia lebih menarik dibandingkan melalui berbagai foto yang disebarkan dalam berbagai media promosi," demikian Zix.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *