Banggar Digeledah KPK, Mekeng Salahkan Media
Metrotvnews.com, Jakarta: Melchias Markus Mekeng menuding media membesarkan kasus Proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah. Akibatnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang pimpinan Badan Anggaran DPR.
"Media yang nuduh Pimpinan Banggar terlibat. Padahal, KPK bekerja dengan fakta dan alat bukti. Tapi media yang suka menggiring ke sana ke sini dengan menyebut pimpinan terlibat," kata Ketua Banggar DPR, Melchias Markus Mekeng saat dihubungi di Jakarta, Jumat (10/2).
Politikus Partai Golkar itu menyebut, Wa Ode Nurhayati menjadi tersangka setelah menerima uang dari pengusaha, bukan karena fee dalam proyek tersebut. "Kasus Wa Ode kan, dia terima duit dari pengusaha. Tak ada duit mengalir ke Pimpinan Banggar," imbuhnya.
Mekeng menyebut tak memusingkan upaya penggeledahan tersebut. Asalkan, hukum dijalankan sesuai prosedur. "Silakan proses hukum berjalan, silakan saja yang dibutuhkan diambil, kami tidak keberatan. Silakan dokumen diambil, yang penting proses hukumnya benar sesuai prosedur," tegasnya.(Wtr2)




Mekeng..muka mu udah kayak babi..kelakuanmu pula lebih parah..
Mekeng memang rakyat pada goblok semua ya. Yang benar dan berkuasa adalah presiden, wakil presiden menteri, gubernur, walikota, anggota dpr, yudikatif. Bagus lah kalau gitu. Bunuh saja rakyat, karena sudah berkuasa pasti tidak butuh lagi rakyat. Hidup mekeng, teruskan menghujat rakyat.
Mana ada maling yg mau ngaku dng jujur kl maling ?tdk hny banggar tp jg burt,kesekjenan bnyk maling.jgn buruk muka cermin dibelah.
Mana ada maling yg mau ngaku dng jujur kl maling ?tdk hny banggar tp jg burt,kesekjenan bnyk maling.jgn buruk muka cermin dibelah.
kelakuan dari dulu ga berubah...... melakukan penggeledahan setelah gonjang ganjing......... bukti bukti yang dicari ya udah dibuang mas