ICW: Kunjungan Nasir Patut Dicurigai
Metrotvnews.com, Padang: Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai kunjungan Muhammad Nasir, adik terdakwa kasus wisma atlet Muhammad Nazaruddin, ke Rumah Tahanan Kelas I Cipinang patut dicurigai. ICW mengendus ada kepentingan tertentu dari kunjungan itu.
Kunjungan itu mencurigakan. Apalagi, dalam beberapa dokumen dan pembicaraan, Nasir terlibat aktif dalam bisnis Grup Permai yang dikelola Nazaruddin.
Menurut peneliti hukum ICW Donal Fariz di Padang, Jumat (10/2), kepentingan kunjungan Nasir patut diduga bukan hanya sebatas hubungan saudara, melainkan juga terkait kasus yang saat ini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Salah satu indikasinya Nasir disebut sering hadir dalam rapat-rapat perusahaan sebelum kasus ini terungkap," kata dia.
Donal mengatakan, penting untuk membongkar apa motivasi Nasir berkunjung ke rutan, malam hari pula. Kunjungan itu di luar kewajaran lantaran di luar jam besuk tahanan.
Lebih jauh ia menilai Nasir harus keluar dari Komisi III supaya tidak terjadi konflik kepentingan dalam banyak hal termasuk pengusutan kasus ini. Komisi III adalah komisi yang membidangi hukum dimana dalam tugasnya akan banyak berinteraksi dengan penegak hukum dan keberadaan Nasir jelas akan mengganggu karena nama Nasir sering disebut, kata dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana memergoki M Nasir bertemu dengan Nazaruddin disalah satu ruang tertutup Rutan Kelas I Cipinang diluar jam bezuk pada Rabu, 8 Februari.
Denny mengetahui pertemuan tersebut diketahui dari pantauan kamera CCTV di Rutan Cipinang yang tersambung langsung dengan ruang kerjanya.
Sebelumnya, pada 18 Juni 2011 Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan pencekalan kepada M Nasir atas permintaan KPK atas dugaan keterlibatan kasus korupsi proyek pengadaan alat laboratorium informasi, komunikasi dan teknologi di Depdiknas senilai Rp40 miliar dari total proyek Rp142 miliar pada 2007.
Kemudian, dugaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Depnakertrans Rp8,9 miliar dimana PT Mahkota Negara, perusahaan tempat Nasir menjadi komisaris utama adalah pemenang tender kedua proyek di dua kementerian tersebut.(Ant/ICH)




Bajingan nasir itu sama aza dgn nazaruddin.. Klu bisa hukum mati atau hukum seumur hidup saja nazarudin bu hakim!! Keparat itu bikin susah orang saja.. Sdh tukang korupsi masih di bela terus..
Kok yang di ekpos hanya Nasar, ya memang Nazar yang selalu di zooom
apapun dan bagaimanapun itu ....yang PASTI dan PASTI saat ini MENIMBULKAN puluhan PERTANYAAN BESAR ...kenapa berkunjung malam malam diluar jam BESUK ..?????????? ... kenapa bertemu ditempat khusus tersembunyi ???????? Benarkah menjenguk Nazar sakit ???????? apakah Nazar benar benar sakit PARAH dan harus dikunjungi/diBANTU jam itu juga ?????????... kenapa ada Pengacara Eks Rosa ????? ... rakyat jelata tidak mungkin tahu.... hanya ALAH SWT yg tahu... !!!!!
ICW harusnya malu,ky si deny aja, cari2 sensi, buktikan dong kasus anas malah kemana2,cari muka sm SBY, kynya ICW jg udah ompong giginya.. Emang gue nda tahu siapa yg mskin si ambisius nda tahu malu BW kan si..anas..
ICW harusnya malu,ky si deny aja, cari2 sensi, buktikan dong kasus anas malah kemana2,cari muka sm SBY, kynya ICW jg udah ompong giginya.. Emang gue nda tahu siapa yg mskin si ambisius nda tahu malu BW kan si..anas..