Mesuriyak, Tradisi Buang Uang di Tabanan
Metrotvnews.com, Tabanan: Ada tradisi unik di Tabanan, Bali. Apa itu? Buang uang di jalan raya. Uang itu kemudian diperebutkan warga. Tradisi ini hidup di Desa Bongan, Kabupaten Tabanan, Bali. Jumlah uang yang dibuang bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Tradisi tersebut dikenal dengan sebutan Mesuriyak. Kebiasaan itu sudah dilakukan secara turun temurun di Desa Bongan. Menurut warga, Mesuriyak merupakan bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan dan untuk berbagi pada sesama.
"Tradisi Mesuriyak digelar warga setiap enam bulan sekali, bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, atau sepuluh hari setelah Hari Raya Galungan," kata Bendesa Adat (pemimpin adat desa) setempat, Made Wardana, Sabtu (11/2).
Sebelum melakukan buang uang ke jalan, masing-masing keluarga besar melakukan sembahyang bersama di merajan (tempat pemujaan) rumah masing-masing. Selanjutnya, sesaji berupa buah, makanan dan pakaian di keluarkan ke jalan raya. Hal tersebut dipercaya sebagai bekal leluhur mereka pulang ke sorga loka.
Umat Hindu Bali percaya, setiap Hari Raya Galungan, leluhur mereka turun ke bumi. Sedangkan pada Hari Raya Kuningan, akan pulang kembali.
Kemeriahan tradisi Mesuriyak juga di warnai tari Barong oleh anak-anak. Rombongan tari barong tersebut keliling desa sebagai simbol pembersihan desa. (Saifullah/Wtr4)



