Pabrik Mini Pakan di Purbalingga Kewalahan Penuhi Permintaan
Metrotvnews.com, Purbalingga: Pabrik mini pembuat pakan di Desa Mipiran, Kecamatan Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), masih kewalahan mencukupi permintaan pakan oleh para peternakan di kabupaten setempat. Pasalnya, kapasitas produksi pakan baru mencapai 50-60 ton per bulan, padahal permintaan mencapai 100 ton per bulan.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Purbalingga Hartono menyatakan pembangunan pabrik mini pakan yang berada di kawasan peternakan terpadu di Desa Mipiran tersebut mulai dibangun sejak 2009 silam dengan dana dari APBN.
"Pada 2009, ada bantuan dana Rp280 juta, kemudian disusul 2010 senilai Rp100 juta dan 2011 mencapai Rp450 juta. Seluruhnya bersumber dari APBN. Dari dana tersebut, sudah tersedia bangunan kandang dan pabrik pengolahan pakan," jelasnya, Sabtu (11/2).
Setelah berproduksi, pabrik mini pakan ternak tersebut mampu menghasilkan 50-60 ton pakan setiap bulannya.
"Tetapi, produksi itu masih belum mampu mencukupi kebutuhan peternak yang mencapai 100 ton per bulan. Masih ada kekurangan 40-50 ton setiap bulannya. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapasitas produksi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan peternak di Purbalingga," kata dia.
Sementara, Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko mengatakan pemerintah daerah akan terus mengawal dan memberikan bantuan serta bimbingan teknis, agar nantinya pabrik itu mampu mencukupi kebutuhan pakan peternak di Purbalingga.(MI/DSY)



