DPRD Bali desak KPK usut RS Unud
Metrotvnews.com, Denpasar: Kalangan DPRD Provinsi Bali mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum segera melakukan menyelidikkan terhadap proyek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Udayana. Proyek itu diduga ada kaitannya dengan tindakan korupsi Nazaruddin.
"Kami curiga dan menduga proyek pusat bernilai ratusan miliar ini disebut-sebut sebagai salah satu proyek yang diloloskan terpidana Muhammad Nazaruddin," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Bali, Wayan Disel Astawa, di Denpasar, Ahad (12/2).
Ia mengatakan, bahkan dalam persidangan saksi kunci Mindo Rosalina Manulang menyebutkan bahwa pada proyek yang juga dikerjakan oleh PT Duta Graha Indah (DGI), terdakwa mantan Bendahara Partai Demokrat itu meminta komisi sebesar 13 persen.
Disel Astawa minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengusut tuntas, dan menyeret pihak-pihak yang terlibat dengan kasus Nazaruddin. Khusus di Bali kami minta Kejaksaan, atau Tipikor Kepolisian untuk menyelidiki RS Pendidikan Unud.
"Dalam beberapa kali persidangan, rumah sakit pendidikan Unud disebut terkait dengan Nazaruddin, bahkan disebutkan ada fee 13 persen. Apakah semuanya lari ke Nazaruddin, atau ada pihak-pihak lain yang menikmatinya?", tanya Disel Astawa.
Selain berkonsentrasi ke kasus wisma atlet, Disel Astawa mengharapkan KPK juga membongkar bau tak sedap di proyek RS pendidikan di universitas, yang disebut-sebut diloloskan oleh Nazaruddin.
Selain di RS Pendidikan Unud, PT DGI juga mendapatkan proyek di RS Pendidikan Universitas Mataram. Mindo Rosalina, yang notabene mantan anak buah Nazaruddin di PT Anak Negeri, juga menyebutkan ada komisi sebesar 13 persen dalam proyek tersebut.
PT DGI memenangkan dua kali tender proyek pembangunan RS Pendidikan Unud. Proyek miliaran rupiah itu dimenangkan PT DGI pada 2009 dan 2010, dari tiga tahap pembangunan rumah sakit yang akan memberikan pelayanan bertaraf internasional ini.
RS Pendidikan Unud saat ini masih dalam proses pengerjaan, berdiri di atas tanah kawasan Unud, di Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung dengan luas 41.500 meter persegi.(Ant/DSY)



