Densus 88 Temukan Ratusan Peluru dan Sepucuk Senjata
Metrotvnews.com, Jakarta: Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri kembali melakukan penyisiran di sekitar hutan Universitas Indonesia, Sabtu (11/2). Penyisiran ini untuk mengembangkan keterangan tersangka teroris Mulyaidi. Densus 88 menemukan ratusan amunisi dan sepucuk senjata api (senpi) jenis Jungle.
"Hasil pengembangan dan penemuan dua pucuk senpi berdasarkan keterangan tersangka M ditemukan lagi pada Sabtu, 11 Februari 2012 sebagai berikut: Peluru V2 sebanyak 100 butir; peluru AK 47 kaliber 7,62 100 butir; peluru 9 milimeter 90 butir," tulis Kepala Divisi Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution melalui pesan singkat, Minggu (12/2).
Selain itu, petugas menemukan peluru kaliber 5,56 sebutir; peluru hampa 36 butir; peluru karet 10 butir; dan peluru kaliber 38 sebanyak 14 butir. Petugas juga mengamankan satu magazine FN yang berisi enam peluru. "Dan satu pucuk senjata api jungle dengan nomor seri 6732335," lanjutnya.
Penemuan itu merupakan rangkaian dari senjata yang disembunyikan Mulyaidi di lingkungan hutan UI. Mulyaidi menyerahkan diri ke Densus pada Rabu (8/2) malam karena merasa bersalah. Mulyaidi adalah anggota kelompok Abu Omar. Kelompok teroris Abu Omar terlibat penyerangan Pos Brimob Ambon dan percobaan pembunuhan terhadap salah satu pejabat pada 1999.
Kelompok itu juga ingin melaksanakan kegiatan militer, memerangi kaum Syiah di Indonesia, operasi penculikan secara cepat dan rahasia. Abu Omar diduga menjadi pemasok senjata api dari Filipina yang dipasok ke kelompok lain maupun kelompoknya.
Sebelum Mulyaidi, polisi telah menangkap Abu Omar beserta 17 orang yang diduga anggotanya dalam kurun waktu Juli hingga November 2011 di berbagai daerah. (MI/BEY)



