Ada 16 Anggota DPR Punya Kartu Kunjungan Lapas

Polhukam / Minggu, 12 Februari 2012 18:30 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Amir Syamsuddin mengatakan hanya ada 16 kartu khusus kunjungan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) yang diberikan kepada anggota Komisi III DPR.

"Berdasarkan catatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham), ada 16 kartu (kunjungan lapas dan rutan untuk anggota Komisi III DPR). Dan kebijakan Pak Patrialis Akbar saat itu tidak keliru, karena ini terkait dengan pengawasan," kata Amir di Jakarta, Ahad (12/2).

Ia mengatakan pemberian kartu khusus dengan maksud pengawasan oleh anggota Dewan untuk dapat masuk ke rutan dan lapas. Dan hingga saat ini Kemkumham tetap mendukung untuk mempermudah pengawasan oleh anggota DPR terhadap lapas dan rutan di Indonesia.

"Tapi dengan catatan harus sesuai aturan yang ada," ujar dia.

Menurut dia, kuasa hukum dari seorang terdakwa atau tersangka pun tidak bisa 24 jam berkunjung ke lapas atau rutan. Karena itu, ia menegaskan kasus kedatangan anggota DPR, Muhammad Nasir di luar jam kunjungan menemui adiknya, yakni terdakwa kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Jakabaring Muhammad Nazaruddin di Rutan Cipinang pada pukul 11 malam jelas keliru.

"Itu keliru. Jelas tidak tertib aturan. Ini jelas tidak ada laporan terlebih dahulu ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) ataupun ke Dirjen Pemasyarakatan (PAS) atau saya," ujar dia.

Berdasarkan rekaman dari CCTV di ruangan kantor Menkumham dan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), paling tidak ada tujuh orang yang mengunjungi Nazaruddin hingga pukul 23.00 WIB. "Jika pun Nasir dan kuasa hukum dapat masuk tapi orang-orang yang lain bagaimana?" ujar Amir.

Sebelumnya, Wamenkumham Denny Indrayana pada Rabu malam (8/2), sekitar pukul 23.00 mendapati M. Nasir sedang berada di Rutan Cipinang menemui adik kandungnya M. Nazaruddin. Pertemuan tertutup yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB tersebut juga dihadiri mantan kuasa hukum Mindo Rosalina Manulang, Djufri Taufik, dan beberapa orang lainnya.

Denny Indrayana mengaku tidak mengetahui apa yang dibicarakan di ruang tertutup tersebut antara Nazaruddin, Nasir, Djufri Taufik, serta beberapa orang lainnya yang ikut dalam rombongan.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [3]

  • elisabeth, Senin, 13-Februari-2012

    Hahahahaha begitu indahnya hukum di indonesia , seorang Ɣªήğ jelas2 merugikan negara , bisa di kunjungi setiap waktu oleh org Ɣªήğ menamakan dirinya wkl rakyat. Aneh tapi ada di negara ini ....

  • badempo, Senin, 13-Februari-2012

    yg mengawasi, imum trhdp peraturan a n pngawasan ya jd boleh berlaku semaunya,gt ya pak menkumham?

  • udin, Minggu, 12-Februari-2012

    klo dilihat2 raut wajahny deny mirip mata2 alias tukang ngintip gitu lho. dan bila barangny bagus pasti deh diceritain kesana kemari mencari sensasi. cuma klo skrg diomongkn itu sih udah basi. kecuali negara ini taat hukum, hukum sudah ditegakkn baru yg beginian laku utk dijual. klo skrg rakyat malah mencemooh menkumham yg tdk becus mengelola aparatny. deny2 tukang ngintip dan tukang ngibul sangat jelas dr wajah dan gerak gerikmu.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *