Rupiah Senin Sore Melemah ke Posisi 8.990
Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah melemah ke posisi 8.990 per dolar AS, Senin (13/2) sore, seiring dengan beberapa mata uang Asia lainnya yang juga tertekan.
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 10 poin ke posisi 8.990, jika dibandingkan dengan sebelumnya 8.980 per dolar AS.
"Sentimen masih dari Yunani, karena 'penyakit' di Yunani belum dapat diatasi," kata analis Bank Himpunan Saudara Rully Nova di Jakarta.
Ia menambahkan, pemerintah Yunani diberi waktu dua minggu dalam kesepakatan yang ditawarkan oleh Troika (bank sentral Eropa/ECB, dana moneter internasional/IMF, dan uni Eropa/UE) dalam pengetatan anggaran. "Troika menginginkan pengetatan anggaran sebagai syarat untuk mendapatkan dana talangan kedua," katanya.
Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 25 basis poin (bps), ujarnya, masih menjadi salah satu sentimen nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. "Turunnya BI rate di level 5,75 persen membuat spread semakin tipis dengan suku bunga The Fed yang sebesar 0,25 persen, sehingga investor cenderung masuk ke dolar AS," ujar Ruli.
Ia mengatakan, dipangkasnya BI rate membuat imbal hasil dalam mata uang rupiah akan turun, membuat mata uang dalam negeri melemah. Namun level BI rate saat ini masih positif.(MI/DNI)




Iya benar, biang keroknya adalah BI rate turun (padahal krisis ekonomi telah masuk ke Indonesia) sehingga semakin tinggi pelarian modal ke luar negeri sehingga IHSG anjlok dan nilai tukar Rp semakin impoten. Ayo jual semua surat berharga lalu borong emas dan mata uang asing. Krisis ekonomi telah masuk ke Indonesia yang juga menghajar kejahatan, ketidakadilan, dan ketidakinsyafan.