China Tolak Perubahan Paksa di Suriah

Internasional / Jumat, 17 Februari 2012 04:26 WIB

Metrotvnews.com, Beijing: Wakil Menteri Luar Negeri China Zhai Jun menyatakan Beijing menentang campur tangan bersenjata dan memaksapergantian penguasa di Suriah. Ia menyatakan itu sehari sebelum menuju Damaskus untuk mendorong pengakhiran kemelut di sana.

China dan Rusia menghadapi rentetan kecaman, karena menghalangi resolusi Dewan Keamanan Perserikatan bangsa-Bangsa, yang mengutuk tindakan keras terhadap pengunjukrasa di Suriah, termasuk dari negara Arab, yang biasa berhubungan baik dengan Beijing.

"Kami mendesak pemerintah Suriah dan semua partai politik segera dan sepenuhnya mengakhiri semua kekerasan dan dengan cepat memulihkan ketenangan dan ketertiban umum," kata Zhai, yang akan mengunjungi negara Timur Tengah pada 17-18 Februari.

"China mengutuk semua kekerasan terhadap warga tak berdosa dan tidak menyetujui camur tangan bersenjata atau memaksa yang disebut perubahan penguasa," katanya seperti dikutip kantor berita resmi Xinhua, Kamis (16/2).(Ant/DNI)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *