FBI Tangkap Seorang Teroris Dekat Gedung Capitol
Metrotvnews.com, Washington: Seorang tersangka teroris ditangkap di dekat Gedung Capitol (DPR AS) pada Jumat (17/2) waktu setempat, sebagai bagian dari penyelidikan anti-terorisme. Demikian dikatakan FBI dalam sebuah pernyataan.
Tersangka tersebut tertangkap tangan membawa bahan peledak yang kemudian berhasil dinonaktifkan oleh petugas, kata FBI.
"Bahan peledak yang dibawa tersangka yang diduga akan digunakan untuk rencana pengeboman telah dijinakkan oleh pihak keamanan dan tidak berbahaya bagi keselamatan publik," tulis pernyataan itu.
FBI mengatakan penangkapan itu merupakan puncak dari operasi penyamaran pihak penegak hukum yang sebelumnya memang telah memantau tersangka.
Tersangka yang merupakan seorang pria keturunan Maroko, sedianya merencanakan serangan bunuh diri di Gedung Capitol dengan bahan peledak yang diterimanya dari petugas yang menyamar, yang dia kira merupakan anggota Al Qaida.
Tersangka tidak terkait dengan organisasi teroris dan beraksi sendiri, kata laporan tersebut yang mengutip sumber dari pihak penegak hukum federal.
Wilayah ibu kota Amerika Serikat, yang memiliki berbagai bangunan seperi Gedung Putih, Gedung Capitol, dan Pentagon, telah lama menjadi sasaran kegiatan terorisme.
Pada September, seorang warga AS berusia 26 tahun ditangkap dan dituduh merencanakan untuk membom Pentagon dan Gedung Capitol dengan pesawat remot kontrol yang bermuatan bahan peledak.
Tersangka pemboman yang berasal dari Massachusetts itu, Rezwan Ferdaus, ditangkap oleh agen federal yang menyamar ketika mengirimkan bahan peledak yang dimintanya, termasuk granat, senapan mesin dan bahan peledak C-4.
Ia dikenakan tuduhan merencanakan pemboman udara dan percobaan untuk mengirim bahan pembuatan bom yang digunakan untuk menyerang tentara Amerika Serikat di Irak.(RIZ)




GOOD JOB...