Saudi Kembali Berseru Agar Taliban Tinggalkan Al-Qaida
Metrotvnews.com, Riyadh: Seorang pejabat senior Arab Saudi menyerukan Taliban untuk meletakkan senjata dan meninggalkan Al Qaida sebagai prasyarat bagi perundingan perdamaian dengan Pemerintah Afghanistan yang ditengahi Saudi.
"Syarat-syarat Arab Saudi untuk mediasi ... adalah bahwa Taliban meletakkan senjata mereka, terlibat dalam proses politik dan meninggalkan Al Qaida," kata pejabat yang tak bersedia disebut namanya itu kepada AFP, Sabtu (18/2).
"Ini adalah tiga tuntutan kami, dan itu tidak berubah dalam tiga tahun," tambahnya.
Taliban memimpin pemberontakan selama 10 tahun terhadap Pemerintah Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Taliban membantah laporan-laporan perundingan perdamaian di Saudi, meskipun terdapat klaim oleh para pejabat Afghanistan bahwa kedua pihak akan mengadakan pembicaraan di kerajaan itu yang terpisah dari rencana di Qatar.
Para perunding Taliban telah mulai pembicaraan-pembicaraan awal dengan Amerika Serikat di Qatar mengenai rencana perundingan perdamaian yang bertujuan mengakhiri perang selama satu dasawarsa. Mereka juga telah mengumumkan rencana untuk mendirikan satu kantor di Doha.
Pada akhir Januari, juru bicara pemerintah Afghanistan Akim Hasher mengatakan Kabul lebih suka berunding di Saudi darpada Qatar. Seorang anggota dewan kepemimpinan Taliban mengatakan kepada AFP, gagasan bahwa Taliban harus memiliki titik kontak di Arab Saudi sedang didorong oleh Pemerintah Pakistan dan Afghanistan.(Ant/BEY)



