Pengamat: Popularitas Foke Tak Sesuai Kinerja

Nasional / Minggu, 19 Februari 2012 21:33 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Popularitas Fauzi Bowo sebagai calon Gubernur DKI Jakarta masih tertinggi di antara para calon lain. Namun hal ini dinilai timpang dengan fakta di masyarakat.

Menurut survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pemgembangan Strategis (Puskaptis) Fauzi Bowo meraih angka popularitas hingga 93,14% sedangkan untuk kategori cagub paling disukai, Foke mengantongi angka 51,2%.

"Menurut hasil survei kami, Foke unggul dari hasil popularitas dan kesukaan dibanding para calon lainnya," ujar Ketua Puskaptis, Husin Yazid.

Namun, survei Puskaptis tersebut dinilai timpang oleh beberapa pengamat politik.

Direktur riset Pusat Kajian Pembangunan Sosial dan Politik (Pusbangpospol), Heriansyah, mengaku heran mengenai hasil survei tersebut. "Fauzi Bowo di mata masyarakat buruk, tapi ini justru berbanding terbalik dengan popularitasnya," ujar Heriansyah, Minggu (19/2).

Hal yang sama juga dilontarkan pengamat politik UI Arbi Sanit. Arbi menilai, banyak kebijakan yang diambil Foke justru menjatuhkan citranya, terutama untuk masyarakat menengah ke bawah.

"Salah satunya kebijakan mengenai pajak bagi pengelola warung makan kecil atau pajak warteg yang baru-baru ini gembar-gemborkan," ujar Arbi.

Selain pajak warteg, kinerja Foke juga dinilai jauh dari sukses. "Buktinya penuntasan banjir dan kemacetan. Mana ada buktinya," ujarnya.

Arbi menambahkan, hasil survei tersebut sama sekali tidak mewakili aspirasi warga Jakarta, selain itu kemungkinan dilakukan dengan tujuan khusus.

"Seharusnya survei yang benar itu samplenya harus jelas, bagaimana bentuk pertanyaanya. Kan bisa saja pertanyaan itu bentuknya menjebak. Popularitas yang tinggi juga ada indikatornya, popularitas positif atau negatif. Dan kecendrungan elektabilitasnya bagaimana? Ini semua tidak dijelaskan dengan pasti," tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan pengamat politik Andrinof Chaniago. Menurut Andrinof, secara popularitas tentu saja Foke menggungguli calon-calon lainnya, karena saat ini dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Ya wajar saja Fauzi Bowo populer, dia kan masih menjabat, selama empat tahun kebelakang ini juga wajahnya kerap memenuhi segenap media, belum reklame yang di jalan-jalan. Maka itu yang dilihat harusnya elektabilitasnya," tegas Andrinof.

Andrinof menilai, kepopuleran tersebut seharunya tidak secara positif, mengingat kinerja Fauzi Bowo selama ini belum ada yang tuntas dalam menyelesaikan masalah klasik Jakarta.

"Secara problem solving, Fauzi Bowo sama sekali belum membuktikan apa-apa. Karena itu memang popularitasnya tersebut ada dua kemungkinan negatif atau positif. Melihat kinerja sih tidak mungkin juga penduduk Jakarta menilainya positif," ujar Andrinof.

Sementara itu, Heriansah menilai, publik akan bisa melihat hasil kongkret survei ini pada Pemilu Kada DKI 11 Juli mendatang.

"Kalau sampai Pemilu Kada nanti masih banyak warga yang memilih Fauzi Bowo artinya masyarakat Jakarta sudah tidak menggunakan akal sehat. Lihat saja kan selama ini program-program Foke tidak ada yang berhasil," ujarnya.(MI/DNI)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *