Syarif Hasan Meragukan Duit yang Dibawa Diana
Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengklaim, barang bukti yang dibawa mantan Ketua DPC Minahasa Tenggara Diana Maringka ke Komisi Pengawas tak signifikan. Dia ragu duit itu diberikan oleh tim pemenangan Anas Urbaningrum.
Menteri Koperasi dan UKM itu pun menuding ulah Diana yang terlalu nyaring "bernyanyi" tak baik bagi partai. Seharusnya, kata dia, Diana melaporkan masalah ini Komisi pengawas, bukan ke media.
Syarif memastikan, berbagai pemberian sebelum Kongres Demokrat di Bandung pada 2010, bukan money politics. Pemberian uang adalah sebagai ganti biaya akomodasi dan transportasi.
"Lagi pula jumlahnya masih wajar," kata Syarif.
Pengakuan Diana memang tak biasa. Perempuan bertubuh subur itu, beberapa waktu lalu, mengaku menerima uang dari tim sukses Anas. Besarannya US$ 7.000 dan Rp 30 juta. Selain duit, Diana juga mendapat ponsel cerdas BlackBerry saat kongres.
Diana tak sendiri. Menurut dia, sejumlah ketua DPC lain pun menerima "upeti" seperti dirinya. Diana pun meminta Anas Urbaningrum nonaktif terlebih dahulu hingga penelusuran dugaan praktik politik uang ini tuntas.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Bidang Luar Negeri Nurhayati Assegaf menduga, Diana sengaja melemparkan isu politik uang untuk menyudutkan Partai Demokrat.
"Saya khawatir ada yang menungganginya. Saya tak sebutkan siapa. Bisa saja partai lama atau baru. Sekarang, banyak partai yang ingin kelihatan hebat dan bersih. Saya merasa ini tak etis," ujar Nurhayati.
Menurut dia, agak aneh bila tiba-tiba banyak media massa yang menyiarkan keterangan Diana, yang bukanlah kader penting di partai. Pada kesempatan itu, Nurhayati juga menepis lontaran isu bahwa kongres 2010 dipenuhi aroma politik uang pemenangan calon ketua umum.(Rafki Hidayat/ICH)




Bukan saja bu diana yg mengakui menerima sebasar +/-100jt, DPC lain juga mengakui, sudahlah jangan tuduh macam pada diana, itu tidak baik citranya, masyarakat menilai ada yg ditutupi, sebaiknya AU mundur
Pak sarif...p.sarif!!!di tunggangi ato g di tunggangi mestinya d cek kbnaranya,g malah diragukan 30 jt kok wajar....wajar buat u????
duh pak syarif insyaf dong. anda jgn lg menutup2i kebobrokn anas yg akn menghancurkn partai dan kredibilitas anda sebagai satu org yg kmi masih anggap bersih. bu diana melakukan itu setelah ada kasus nazar wajar klo hati nuraniny berontak atas kebobrokn demokrat selama ini. bukti2 dipengadilan udah jelas demokrat tdk dpt menutup2i walau bu diana tutup mulut. penghancur pd itu ya anas dan org2 yg bela anas bukn org seperti bu diana.
APAPUN OPINI , BERSIH BERSIH ATAOPON, CUCI GUDANG, YNG DILONTARKAN OLEH PARA TOKOH TOKOH, PARA GEROMBOLAN PARTAI DEMOKRAT,UNTUK MENGENTASKAN KASUS BESAR , DLM PARTAINYA SANGATLAH MUSTAHIL DAN HANYA ANGAN ANGAN SAJA KRN RAKYAT SANGAT AMAT TDK PERCAYA LAGI SAMA PD BAHKAN SAMPAI ANTI PATI SAMA PD,KRN PARTAI YNG SANGAT DI HARAPKAN RAKYAT ...MALAH SENGSARAKAN RAKYAT, KRN PROGRAM UNGGULANYA DLM PARTAI DEMOKRAT IALAH AJI MUMPUNG: IALAH
MUMPUNG MASIH KUASA KOROPSI TERUS.....TERUS DAN TERUS
Klo sy ga ragu2. Ada politik duit. Dipemilihan ketum p.d. Kesaksian diana justru bisa bangkitkan kepercayaan rakyat pd p.d. Coba klo ada 20% aja kader2 yg seperti diana.yg berani buka bobrok didlm internal p.d. Wao...dan bisi menyingkirkan biang2 tumur p.d. Kepercayaan rakyat akan terdongkat naik minimal 30%. Rakyat mau org2 yg jujur untuk mdmimpin negeri ini.