Khamenei: Iran Tetap Lanjutkan Program Nuklir
Metrotvnews.com, Teheran: Pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan negaranya akan tetap melanjutkan upaya untuk mengembangkan teknologi nuklir.
"Dengan bantuan Allah yang maha kuasa dan kelalaian dari pihak Barat, sejumlah jalan yang bertujuan untuk pengembangan keilmuan, terutama dalam teknologi nuklir, harus dilanjutkan secara berani dan sesuai dengan hak Iran," begitu tertulis dalam laman internet Khamenei, Rabu (22/2).
Khamenei menyatakan hal tersebut dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah ilmuwan nuklir Iran di Teheran. Ia mengatakan sejumlah negara selama ini memonopoli ilmu pengetahuan dan mendominasi dunia dengan cara tidak adil, sehingga mereka khawatir monopolinya dipatahkan oleh negara lain.
"Iran tidak tertarik membuat senjata nujlir, karena negara republik Islam Iran, baik dari sisi teoritis maupun spiritual, menilai kepemilikan nuklir adalah dosa besar sehingga Iran percaya memiliki senjata seperti itu merupakan sesuatu yang sia-sia dan berbahaya," katanya seperti dikutip dalam laman internet.
Pemimpin Iran ini juga membahas sejumlah ancaman yang ditujukan kepada Iran terkait program nuklir. Ia menegaskan sanksi, tekanan, ancaman, dan teror yang diberikan tidak akan menghasilkan apapun.
"Tekanan dan sanksi semacam itu merupakan tanda dari kelemahan kekuatan arogan dan akan memperkuat Iran," ujarnya.
Pernyataan Khamenei tersebut muncul setelah dialog antara Iran dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada Selasa malam di ibu kota Iran. Pertemuan itu kunjungan kedua delegasi IAEA ke Iran dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Pertemuan membahas sejumlah isu substantif terkait program nuklir Iran.
Pejabat Iran dan pakar IAEA menggelar pertemuan tertutup pada Senin dan Selasa. Namun, pertemuan gagal mencapai kesepakatan apapun. Direktur IAEA Yukiya Amano mengonfirmasi bahwa tidak ada konsensus yang tercapai dengan Iran selama kunjungan IAEA selama beberapa hari itu.(Ant/BEY)



