Aviliani: Kenaikan Harga BBM Picu Inflasi 6,5 Persen
Metrotvnews.com, Pekanbaru: Pengamat ekonomi Aviliani memperkirakan kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bakal memicu tingkat inflasi nasional menjadi 6,5 persen tahun ini.
"Apabila kenaikan BBM berkisar Rp1.500 sampai Rp2.000, kemungkinan inflasi bertambah sekitar 1 hingga 2 persen. Inflasi nasional akan naik menjadi 6,5 persen," papar Aviliani pada seminar "2012: Be Victory On Hypercompetitive Era" di Pekanbaru, Sabtu (25/2).
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik mengumumkan laju inflasi umum tahun kalender 2011 mencapai 3,79 persen. Menurut Aviliani, pemerintah tidak memiliki pilihan kecuali menaikan harga BBM akibat melambungnya harga minyak mentah dunia.
Harga minyak meroket akibat situasi global, terutama setelah Iran menghentikan ekspornya ke Eropa. "Subsidi BBM membengkak jadi sekitar Rp123 triliun, 70 persen dinikmati orang kaya," katanya.
Meski kenaikan BBM berdampak pada inflasi, Aviliani menilai tidak akan timbul gejolak asalkan nilai rupiah terhadap dollar AS tetap terjaga di kisaran Rp8.500-Rp9.000. Hal tersebut diyakini akan menjaga konsumsi masyarakat tetap tinggi.
"Karena kecenderungan masyarakat Indonesia ketika rupiah menguat, maka konsumsi akan meningkat juga," ujarnya. Dengan tingkat konsumsi yang tinggi, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tetap terjaga di kisaran 6 persen tahun ini. Sebabnya, sekitar 64 persen angka pertumbuhan nasional ditopang dari konsumsi.
Pemerintah mewacanakan dalam waktu dekat akan menaikkan BBM akibat pengaruhi kondisi Timur Tengah yang memanas. Sebab, harga minyak terus melambung tinggi hingga sempat mencapai 115 dollar AS per barel. (Ant/DOR)



masalah kenaikan bbm itu menurut hemat saya itu jngn dinaikkan, klo naik kita revolusi, tiru mesir, suria dll.aviliani
masalah kenaikan bbm itu menurut hemat saya itu jngn dinaikkan, klo naik kita revolusi, tiru mesir, suria dll.aviliani
pemerintah harus membuat pengolah minyak mentah ke premium/pertamak, harus ada konversi dari bensin ke sumber energi yg murah dan terbarukan untuk dapat mensejakterakan rakyat indonesia
BI yang sebagusnya independen malah bersekongkol untuk bohong. Jadi BI bukan nekat tapi ikut bohong.
pemerintah bloon emang cuma mau ambil jalan yang gampang saja .... mestinya yang angkutan barang tetep disubsidi supaya harga ga naik.....tapi kendaraan pribadi jangan disubsidi... ini demi keadilan ....masa orang yang sudah maju dan sudah mampu beli mobil dapat subsidi 4000 perliter bensin yang ia pake .... sedangkan orang belangsak yang makan aja susah ga dapat dapat subsidi apa apa