Pengamanan PM Australia Dipertanyakan
Metrotvnews.com, Sydney: Perdana Menteri Australia Julia Gillard diminta menjelaskan kebocoran informasi yang menyebabkan pengunjuk rasa mengepungnya dan pemimpin oposisi Tony Abbott, dalam satu acara Hari Australia Kamis (26/1) lalu.
Ratusan warga Aborijin dan pendukung hak-hak suku asli mengepung restoran dan sebagian orang bahkan menggedor-gedor jendela sehingga Gillard dan Abbot harus dilarikan dari acara di restoran.
Abbot mendesak Gillard memberikan penjelasan mengenai apa yang diketahuinya, Sabtu (28/1). Abbot juga meminta kepolisian federal melakukan penyelidikan atas insiden yang dia sebut sebagai pelanggaran serius prosedur pengamanan.
Ia mengatakan insiden itu tampaknya merupakan upaya untuk mencari keuntungan politik. "Kekacauan diciptakan dan tampaknya seseorang dari kantor perdana menteri mempunyai andil dalam semua hal itu," katanya.
Tudingan Abbot ditepis Gillard yang mengatakan sinyalemen bahwa dia memainkan peran dalam insiden sangat menyakitkan hati.
Kantor Perdana Menteri mengungkapkan seorang penasehat media Gillard, Tony Hodges mengundurkan diri karena memberikan informasi kepada seseorang bahwa pemimpin oposisi Tony Abbot, dan perdana menteri akan menghadiri acara di satu restoran di Canberra.(MI/DNI)


