Petani Aceh Besar Keluhkan Serangan Hama
Metrotvnews.com, Banda Aceh: Petani di Lhoknga, Aceh Besar, mengeluhkan serangan hama tikus dan burung pipit yang mengakibatkan produksi hasil panen menurun. "Akibat serangan hama, produksi panen turun drastis," kata Edi, seorang petani di Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (28/1).
Edi mengatakan, seluruh petani di kawasan itu memakai sistem tradisional seperti menggantung plastik dan kaleng susu bekas guna mengusir serangan hama burung pipit. Pada musim tanam sebelumnya ia berhasil memanen sebanyak 40 kaleng gabah kering panen (GKP), namun tahun ini hanya 20 kaleng.
"Artinya, hasil panen tahun 2012 lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya karena serangan hama lebih besar," katanya.
Edi berharap, pemerintah kabupaten dan provinsi memberikan perhatian serius guna mengatasi persoalan serangan hama yang mengganggu tanam dan produksi padi. "Kami berharap pemerintah dapat mencarikan solusi sehingga petani tidak kecewa akan turunnya produksi padi yang disebabkan serangan hama burung dan tikus," katanya.
Ia mengatakan, keikutsertaan pemerintah dalam mengatasi persoalan tersebut akan mampu mengurangi beban petani dan akan mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di masa mendatang.
Aceh Besar memiliki sawah baku seluas 30.421 hektare dengan rata-rata produksi pada musim panen 2011 sebanyak 6,24 ton/hektare.(Ant/ICH)


