Mayoritas Warga Sulteng Pakai Kayu Bakar untuk Masak
Metrotvnews.com, Palu: Sebagian besar penduduk Sulawesi Tengah masih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Porsinya mencapai 65,7 persen dari 2,6 juta jiwa. Hal itu dikatakan pemimpin Bank Indonesia Palu Rahmat Hernowo di Palu, Sabtu (25/2).
Hernowo mengatakan, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan persentase nasional: sebesar 40,1 persen. Sebagian besar warga yang menggunakan kayu bakar berada di pedesaan.
Penggunaan gas di wilayah itu lebih kecil dari kondisi nasional. Melihat hal itu, kata Hernowo, program pemerintah mengonversi penggunaan minyak tanah ke gas perlu didukung pelaksanaannya.
Di samping itu, program stabilisasi minyak tanah juga harus mendapat prioritas mengingat tingkat kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi terhadap komoditas ini.
Harga minyak tanah di Kota Palu saat ini Rp7.000 per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (Rp3.000 per liter). Warga di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah menunggu program konversi minyak tanah ke gas elpiji. Menurut Herwono, di Sulawesi Tengah masih banyak warga memakai kayu bakar karena mereka masih miskin. (Ant/DOR)


