Unjuk Kuasa
Bullying, intimidasi hingga kekerasan ada di sekitar kita. Bullying tak hanya terjadi pada siswa sekolah, namun juga di lingkungan bertetangga, dunia kerja, bahkan cyber bullying. Namun, tak banyak yang menyadari apa yang dilakukan adalah tindakan bullying. Padahal, bagi sang korban bullying bisa berdampak ekstrim hingga bunuh diri. Selain dampak luka fisik, korban bullying bisa mengalami depresi dan tertekan secara psikologis.
Mata Najwa menghadirkan, seorang korban yang dibullying karena pilihan orientasi seksualnya (homoseksual). Sang korban, Mr X, mengkisahkan telah dibullying oleh sejumlah tetangganya selama 2 tahun terakhir. Bullying yang dialami memang tidak secara fisik, hanya berupa umpatan hingga terror. Karena tak tahan dengan tekanan dan teror itu, Mr X sempat 2 kali melakukan percobaan bunuh diri. Selain korban juga dihadirkan Sosiolog Undip, yang kan memaparkan apa saja bentuk-bentuk bullying.
Di sesi lain, Mata Najwa juga menghadirkan seorang pelajar korban bullying. Maghfira Maulania memilih bersekolah dengan cara home schooling karena pernah dibully oleh guru dan temannya saat SD. Maghfi yang kini duduk di kelas 11 adalah potret korban bully yang kemudian bangkit dari keterpurukan. Saat ini, bersama teman-temannya ia aktif dalam komunitas Anti-bullying. Selain kampanye di sekolah-sekolah, komunitas itu juga aktif memberikan pendampingan terhadap korban bullying. Selain itu, ada juga psikolog dari UI yang akan memberikan analisanya mengapa kasus bullying makin marak akhir-akhir ini.




Mba najwa nya kmana? Dah lama ga kliatan.
Matanajwa program yg slalu saya nanti2kan tiap minggunya. program terbaik metro tv saya rasa.