Rupiah Terkulai
Metrotvnews.com, Jakarta: Rupiah melemah pada perdagangan Jum'at (19/12) pagi ini, terseret pembelian dolar oleh sektor korporasi. Rupiah ditransaksikan di kisaran Rp 11.060 per dolar Amerika. Para pelaku pasar masih dipengaruhi permbelian dolar korporasi untuk kebutuhan akhir tahun. Selain itu pasar juga mengantisipasi pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan bank sentral Uni Eropa (ECB).
Dolar Amerika kembali melemah terhadap mata uang kawasan Asia Pasifik pagi ini. Dolar semakin kehilangan daya tariknya seiring pemangkasan suku bunga The Fed mendekati nol persen. Euro menguat 27 poin terhadap dolar Amerika pagi ini. Investor pasar valuta melihat peluang suku bunga The Fed bisa diturunkan ke nol persen pada bulan Januari tahun depan.
Yen Jepang menguat 38 poin terhadap dolar Amerika. Walau demikian, perdagangan berlangsung sepi karena investor menunggu keputusan bank sentral Jepang yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga yen dari 0,3 persen saat ini menjadi 0,1 persen.
Dolar Singapura melemah tipis enam poin terhadap dolar Amerika. Sedangkan mata uang lemah kawasan masih menguat terhadap dolar. Baht Thailand dan peso Filipina dibuka menguat tipis masing-masing empat dan embilan poin terhadap dolar Amerika. Perdagangan valuta berlangsung tipis di akhir pekan ini.(DOR)



