Rupiah Terkulai

Market Review / Ekonomi / Jumat, 19 Desember 2008 09:40 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Rupiah melemah pada perdagangan Jum'at (19/12) pagi ini, terseret pembelian dolar oleh sektor korporasi. Rupiah ditransaksikan di kisaran Rp 11.060 per dolar Amerika. Para pelaku pasar masih dipengaruhi permbelian dolar korporasi untuk kebutuhan akhir tahun. Selain itu pasar juga mengantisipasi pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan bank sentral Uni Eropa (ECB).

Dolar Amerika kembali melemah terhadap mata uang kawasan Asia Pasifik pagi ini. Dolar semakin kehilangan daya tariknya seiring pemangkasan suku bunga The Fed mendekati nol persen. Euro menguat 27 poin terhadap dolar Amerika pagi ini. Investor pasar valuta melihat peluang suku bunga The Fed bisa diturunkan ke nol persen pada bulan Januari tahun depan.

Yen Jepang menguat 38 poin terhadap dolar Amerika. Walau demikian, perdagangan berlangsung sepi karena investor menunggu keputusan bank sentral Jepang yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga yen dari 0,3 persen saat ini menjadi 0,1 persen.

Dolar Singapura melemah tipis enam poin terhadap dolar Amerika. Sedangkan mata uang lemah kawasan masih menguat terhadap dolar. Baht Thailand dan peso Filipina dibuka menguat tipis masing-masing empat dan embilan poin terhadap dolar Amerika. Perdagangan valuta berlangsung tipis di akhir pekan ini.(DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *