Rupiah Melemah
Metrotvnews.com, Jakarta: Rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika pada perdagangan Selasa (23/12) pagi ini. Rupiah dibuka di kisaran Rp 11 ribu dan terus bergerak turun Rp 11.150 per dolar Amerika. Rupiah berpeluang menguat karena sedikitnya transaksi negatif dan aktivitas bursa yang akan tutup pada akhir tahun ini.
Melihat fluktuasi rupiah yang dua pekan ini cukup stabil, rupiah berpeluang besar menembus level Rp 11.500 pada akhir tahun ini. Hari ini rupiah diprediksi ada di kisaran Rp 10.800 sampai Rp 11.100 per dolar Amerika.
Dolar bergerak acam terhadap mata uang utama dunia. Di Asia, euro bergerak menguat terhadap dolar meski di pasar Eropa mencatatkan pelemahan akibat buruknya data perekonomian. Pasar mengantisipasi rencana Bank Sentral Uni Eropa yang akan mengikuti pemangkasan yang dilakukan The Fed.
Yen Jepang juga melemah tipis terhadap dolar Amerika setelah muncul data ekspor Jepang yang menurun. Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir Pemerintah Jepang menurunkan proyeksi ekonominya. Produksi dan keuntungan sektor industri Jepang menurun drastis dan akan berlanjut di tahun 2009.
Dolar Singapura mencatatkan penguatan terhadap dolar Amerika. Dolar Singapura menguat setengah persen dibanding perdagangan kemarin. Ada pun bath Thailand dan peso Filipina bergerak relatif stabil terhadap dolar Amerika. Bath dibuka menguat tipis 0,01 persen, sementara peso Filipina naik tipis 0,05 persen.(DOR)



