Pertemuan MPR-Presiden Diharapkan Menjadi Agenda Nasional
Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua MPR Taufik Kiemas berharap pertemuan antara pimpinan MPR dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa menjadi agenda nasional. Pertemuan bisa digelar tiga atau empat kali saban satu tahun.
"Ini adalah pertemuan ketiga. Pertama di Istana Negara; kedua, di Istana Bogor; ketiga, di Gedung DPR/MPR; keempat, kemungkinan di [Gedung] BPK," kata Taufik dalam jumpa pers usai bertemu Presiden di Gedung Nusantara V DPR Jakarta, Senin (18/10) sekitar pukul 14.10 WIB.
Ada beberapa poin penting yang dihasilkan dalam pertemuan tertutup itu. Di antaranya, pimpinan MPR dan pemerintah sepakat memantapkan sistem presidensial, desentralisasi, dan otonomi daerah.
Pemerintah dan MPR, menurut Taufik, juga sepakat memantapkan sistem demokrasi, baik pusat dan daerah. Mendorong pemerataan pembangunan antara pusat dan daerah serta memantapkan ekonomi prorakyat.
Di samping itu, tambah Taufik, "Masing-masing instansi pemerintah saling cek dan balance tanpa saling interpensi." Pemerintah dan pimpinan MPR sepakat mengedepankan asas keadilan dan menjamin kepastian hukum.(ICH)




Metro TV gk usah terlalu lebay deh. Pidato "abal - abal" gk usah diberitakan!! kyk gk ada berita lain aja
walah!! PEJABAT2 KAFIR HARUS DI PERANGI 'MENGABAI KAN AMANAH RAKYAT ENTE2 HRS BERTANGGUNG JAWAB DI HADAPAN RAKYAT BANYAK YG TELAH DI MISKIN KAN OLEH ENTE2 SEMUA..
Weleh... bapak kita ketua mpr ga bilang Assalamualikum... ga biasa kali ya...