Menteri Koperasi Berjanji Bunga Kredit UMKM Tak Naik

Bisnis Hari Ini / Ekonomi - / Jumat, 18 Februari 2011 15:30 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berjanji menjaga tingkat suku bunga kredit bagi koperasi, usaha kecil dan menengah, tidak mengikuti kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) menjadi 6,75 persen awal Februari lalu.

Pemerintah menilai, aksesibilitas kredit bagi UMKM sangat penting untuk pengentasan kemiskinan dan mengurangi tingkat pengangguran.

Selain menjamin tingkat suku bunga kredit UMKM tetap kompetitif, Menteri Koperasi UKM Syarif Hassan juga berusaha mengoptimalkan penyaluran program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pasalnya, KUR pada tahun 2010 lalu belum terserap seratus persen. Dari Rp18 triliun dana KUR, baru Rp17 triliun yang tersalurkan.

Menteri Koperasi UKM juga mengharapkan kontribusi BUMN bagi pengembangan UMKM, termasuk oleh  PT Permodalan Nasional Madani Persero.

Untuk itu PNM berkomitmen suku bunga kreditnya bagi pelaku UMKM akan berada dibawah level suku bunga kredit perbankan yang saat ini, sekitar 12 persen.

Hingga Januari dana KUR yang telah disalurkan mencapai Rp375 miliar dari total dana yang disiapkan sebesar Rp18 triliun. (RIE)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • oscar, Jumat, 18-Februari-2011

    bnr pak mentri suku bunga kredit jangan samp naik klo bisa malah turunin biar ukm bs berkembang..

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *