Mendiknas: Jika tak Efektif, Ujian Nasional Dihapus

Metro Siang / Sosbud / Sabtu, 18 Juni 2011 12:30 WIB

Metrotvnews.com, Surabaya: Kementerian Pendidikan Nasional akan mempercepat evaluasi penyelenggaraan ujian nasional. Evaluasi itu dilakukan terkait adanya beberapa kasus contek massal di sejumlah sekolah sepanjang pelaksanaan ujian nasional. Jika terbukti tidak efektif, Kementerian Pendidikan akan menghapus ujian nasional tersebut.

Hal itu dikemukakan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/6), saat menghadiri pembagian rapor siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Gadel, Tandes, Surabaya. Nuh menegaskan, pendidikan tidak boleh statis. Jika tidak efektif, ujian nasional dapat dihapuskan agar kasus contek massal tidak terjadi lagi.

Saat ini, kata Nuh, Kementerian Pendidikan Nasional masih mengkaji berbagai kemungkinan untuk memperbaiki sistem evaluasi pendidikan. Mulai di tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Perbaikan sistem ini sekaligus juga ditujukan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.(DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [4]

  • Sayaduluadikkelasmu, Sabtu, 18-Juni-2011

    Klau ingat2 dulu masa kuliah rasanya sampeyan itu orang yang menjujung martabat kejujuran,sekarang sampeyan itu beda,tapi saya yakin hati kecil sampeyan masih menyuarakan kejujuran terutama apa yang terjadi di Bu Siami dan anaknya,mudah2an hati kecil sampeyan akan melibas kemunafikan yang sampeyan pertontonkan selama ini.amien...

  • elsa, Sabtu, 18-Juni-2011

    pendidikan itu yang penting prosesnya yang harus dikawal oleh guru dan orangtua serta negara. kalo mengutamakan proses ga bakal bisa dicontek. depdiknas perlu kerja keras itu hal ini.

  • jam'an hariyanto, Sabtu, 18-Juni-2011

    yang namanya masal bangsa indonesia itu jagonya korupsi masal, demo masal, mogok masal .sunatan masal.rapat masal,eh .....gak ketinggalan contek masal.

  • jam'an hariyanto, Sabtu, 18-Juni-2011

    itu baru satu yang .............padahal.......................manfatnya dan mudorotnya jelas lebih banyak mudorotnya....yang namanya evaluasi itu hak dan wewenang guru kenapa harus pihak lain yang melakukanya karena sudah tidak ada kejujuran lagi sampek2 naskah soal diinapkan di kepolisian dan di kawal dengan todongan senjata tak ada saling percaya diantara kita siapa yang salah...alangkah lucunya negeri ini samapai2 orang oborigin mentertawakan kita ha...ha...ha...ada bangsa paling lucu didunia yaitu bangsa Indonesia

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *