Kantor Gubernur Papua Barat Sepi
Metrotvnews.com, Manokwari: Suasana kantor Gubernur Provinsi Papua Barat, Rabu (29/6) hari ini sepi. Penjagaan di depan pintu masuk gerbang utama hanya terlihat dua polisi yang bertugas seperti hari biasa. Ini sama halnya penjagaan di pintu keluar yang hanya dijaga seorang petugas Satpol PP.
Kondisi ini terjadi setelah pecah bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi, Selasa kemarin. Bentrok terjadi saat ada aksi menuntut pemekaran Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak.
Pot bunga dan pecahan kaca jendela yang berserakan akibat kerusuhan kemarin sudah sibersihkan dan tampak rapi. Namun, beberapa kaca jendela yang pecah masih belum diperbaiki. Kantor sepi karena hari ini libur nasional.
Kemarin ratusan warga dari suku Arfak berunjuk rasa menuntut pemekaran Kabupaten Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak dari Kabupaten Manokwari. Massa melempari dan memecahkan sejumlah kaca jendela kantor gubernur.
Polisi terpaksa melepaskan puluhan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan aksi anarkistis massa. Hingga kini belum ada satupun pelaku pengrusakan yang ditahan maupun dijadikan tersangka.(DOR)




Ini pasti ada biang keroknya dan ada provokator yg menyusup ke dalam para demonstaran???Jangan2 para kelompok pro m mengambil kesempatan dalam event ini utk memancing aparat agar melakukan pelanggaran HAM terhadap rakyat Papua…STOP PENGRADIKALISME RAKYAT YG DILAKUKAN OLEH KELOMPOK ANTI PEMERINTAH!!! Jangan benturkan rakyat di aparat keamanan hal ini juga termasuk pelanggaran HAM…