Kenaikan Harga Elpiji Ditunda
Metrotvnews.com, Jakarta: Pertamina menunda rencana kenaikan harga elpiji nonsubsidi sampai pekan depan. Pemerintah masih menggodok dampaknya. Demikian dikatakan Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar usai menyaksikan penekenan MoU antara perusahaan gas di kantor Kementerian BUMN, Jumat (1/7).
Pemerintah tak mau kecolongan. Menurut Mustafa, pemerintah masih mempertimbangkan dengan masak kondisi obyektivitas, antara lain faktor inflasi, disparitas serta peluang terjadinya oplosan.
Kenaikan harga elipiji tak bisa disetop. Pertamina, dalam beberapa kesempatan, mengaku terus merugi di "ladang" elpiji nonsubsidi: tabung 12 kilogram dan 50 kg.
Kementerian BUMN menawarkan dua opsi kepada Pertamina. Pertama menaikkan harga gas nonsubsidi sebesar 10 persen. Kedua, pemerintah akan tetap menyubsidi elpiji nonsubsidi.(ICH)




kita Heran..... negara yang memiliki cadangan SDA terbesar di asia... bisa seperti ini.... atau para PEJABAT nya yang OON atau IDIOT?..... asal kalian tau.... semua perusahaan yang bergerak di bidang ENERGI tambang.. tidak pernah merugi.... kembali kita tanya, PERTAMINA ini punya PEMERINTAH atau punya SUWASTA?... kalau punya suwasta wajar... karena mereka ingin mengejar keuntungan terus...., makanya... ENERGI ALTERNATIF tidak dikembangkan di INDONESIA... karena lebih menguntungkan RAKYAT... dibanding PERUSAHAAN... dan energi alternatif contoh GEOTHERMAL... tidak ada alasan untuk bisa menaikkan harga.... wong alam yang bekerja